Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Sejumlah adegan dibuat menggunakan LED volumetric stage yang mampu menampilkan lingkungan digital fotorealistik secara real time di hadapan para pemain. Teknologi itu kemudian dipadukan dengan real set untuk membangun suasana Desa Gringsing, mulai dari jalanan berkabut, bangunan desa yang mengancam, hingga peristiwa supernatural.

Founder dan CEO Oceanus Media Global, Nick GC Tan, mengatakan teknologi tersebut digunakan untuk memperkuat cerita, bukan sekadar menjadi atraksi visual.

| Baca Juga: Raihaanun Buka-bukaan, Ini 3 Adegan Paling Menguras Emosi di Film 'Beautiful Pain'

Bisikan Desa Gringsing menunjukkan bagaimana teknologi dapat memberikan hasil terbaik ketika digunakan untuk mendukung cerita. Dengan memadukan virtual production, real set, serta talenta kreatif dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia, kami bersama-sama membangun Desa Gringsing sebagai satu dunia sinematik yang utuh,” kata Nick.

Ivander Tedjasukmana menyebut perpaduan teknologi dan real set menjadi tantangan yang menarik dalam penyutradaraan film ini.

“Buat saya, tantangan menariknya justru bagaimana teknologi dan real set akhirnya tidak terasa sebagai dua dunia yang berbeda ketika menjadi satu film. Teknologi memberi kami kemungkinan baru, tetapi pada akhirnya semuanya harus bekerja untuk membuat penonton percaya bahwa Desa Gringsing benar-benar satu tempat yang utuh,” tutur Ivander.

Aghniny Haque pun merasakan pengalaman baru saat memainkan Hesti. Ia harus menjaga emosi karakter tetap berkesinambungan meski menjalani syuting dalam dua pendekatan lingkungan yang berbeda.

| Baca Juga: Andre Royo Siap Terlibat Film Indonesia, Tertarik Cerita dari Cheverly Amalia

“Sebagai pemain, saya harus percaya bahwa semua yang dialami Hesti benar-benar terjadi di satu dunia yang sama. Saat di studio virtual production, lingkungan Desa Gringsing sudah bisa kami lihat langsung di layar LED, sementara ketika berpindah ke real set, tantangannya adalah menjaga kembali emosi dan pengalaman Hesti,” ujar Aghniny.

Selain visual, atmosfer horor film ini diperkuat melalui sinematografi, tata artistik, tata suara, musik, serta permainan para pemain. Lagu Perjalanan Menawar Racun karya Kunto Aji juga turut menjadi bagian dari perjalanan emosional cerita.

Film ini dibintangi Aghniny Haque, Fatmah Nahdi, Surya Saputra, Kiki Narendra, Iskak Khivano, Hesti Putri, Iyang Darmawan, Akun Gege, Swetajaloe, Nina Tamam, Mian Tiara, Nizar Umar, Azkya Mahira, Shaqueena Medina Lukman, dan Nazhira Rizka.

Bisikan Desa Gringsing dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026, sebelum melanjutkan perilisan di Malaysia, Singapura, Turki, dan Azerbaijan. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: