Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Ed Sheeran akhirnya buka suara mengenai pendepakan rapper Macklemore sebagai opening act dari rangkaian konser Loop Tour-nya di Amerika Serikat imbas menyuarakan "Free Palestine".

Dalam konsernya di Philadelphia pada Sabtu (19/9/2026) lalu, penyanyi berusia 35 tahun itu menyampaikan permintaan maaf karena telah mengecewakan para penggemar.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan Ed beberapa kali menyeka mata dan berbicara dengan suara bergetar menahan tangis.

"Saya harus mengambil keputusan-keputusan sulit. Saya melakukan kesalahan dan saya sungguh, sungguh meminta maaf. Saya tidak ingin mengecewakan penggemar," ujarnya.

| Baca Juga: Macklemore Didepak, Aaron Rowe hingga Finneas Mundur dari Tur Konser Ed Sheeran

Ed Sheeran menyatakan, situasi yang menimpanya sekarang menampatkannya dalam posisi yang sulit.

"Saya tidak pernah berniat menjadi musisi aktivis, namun situasi ini menempatkan saya di tengah perdebatan penting dan penuh emosi mengenai kebebasan berpendapat serta isu politik paling rumit di dunia," tuturnya.

Pelantun 'Photograph' itu lantas menegaskan bahwa apa yang terjadi di Palestina maupun Israel adalah isu kemanusiaan. Ia mengecam insiden pembantaian yang menewaskan jiwa-jiwa tidak bersalah di dua wilayah tersebut.

Insiden yang dimaksud, yakni pembataian oleh militan Palestina Hamas di Festival Musik Nova Israel tanggal 7 Oktober 2023 serta pembataian masyarakat Gaza oleh militer Israel.

"Ini adalah masalah kemanusiaan, dan saya tidak bisa lagi menyembunyikan perasaan saya mengenai hal ini. Hati saya hancur melihat besarnya kehancuran dan hilangnya nyawa warga sipil, termasuk anak-anak," kata Ed.

| Baca Juga: Beli Alamat untuk Datangi Kediaman CORTIS, Pelaku Kini Diproses Hukum

Rekan duet Taylor Swift di lagu 'Everything Has Changed' itu juga mengecam aksi promotor dan pengelola venue yang melarang para penampil untuk membahas topik-topik tertentu ketika tampil.

1 2

Tags: