Rafi Sudirman Turunkan BB Hingga 10 kg Demi Perankan Sosok Pahlawan asal Karo
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google"Mamaku sering banget berbicara bahasa Medan, tapi Medan Toba. Kalau Medan Karo lebih ke Melayu dialegnya. Jadi memang berbeda. Aku dibantu dialeg coach, Pak Choan, dia bilang, 'Oh, kamu harus agak lebih lantang. Kalau bahasa Belanda aku belajar dari Kak Linda," tambah aktor berdarah campuran Medan-Betawi ini.
Selain bahasa, bintang film Rangga & Cinta ini juga berlatih menggunakan senjata bersama tim special effects agar mampu tampil meyakinkan dalam adegan perang.
Rafi menghabiskan sekitar satu bulan penuh untuk mempersiapkan karakter Djamin Ginting. Dalam waktu tersebut, ia menjalani latihan fisik, belajar bahasa, sekaligus berlatih memegang senjata.
"Kurang lebih satu bulan aku latihan fisik, latihan bahasa, dan sekaligus megang senjata juga dengan Mas Erwin dari SFX," jelas Rafi.
Turunkan Berat Badan dan Gelapkan Kulit demi Sosok Prajurit Ideal
Meski tidak mendapat instruksi khusus dari sutradara Rako Prijanto untuk mengubah penampilan, Rafi mengambil inisiatif sendiri agar lebih menyerupai sosok Djamin Ginting. Ia merasa tubuhnya saat itu masih terlalu berisi untuk memerankan seorang pejuang kemerdekaan.
"Saya melakukan diet untuk mengurangi berat badan. Sempat enggak makan gula dan olah raga cardio seperti lari. Saya lupa tepatnya turun berapa, tapi kira kira sampai 10 kilogram saat syuting antara Juli hingga Agustus 2025 lalu," jelasnya.
Tak hanya itu, Rafi juga melakukan tanning agar warna kulitnya terlihat lebih sesuai dengan gambaran seorang tentara yang berjuang di medan perang.
| Baca Juga: Ogah Buang Waktu, Tom Cruise Lakukan Efisien Ekstrim Waktu Makeup Film ‘Digger’
"Aku sampai harus tanning supaya kulitnya bisa seperti pahlawan, tentara gitu," imbuhnya.
Salah satu adegan berkesan saat syuting adalah menjalani adegan perang yang dilakukan di lokasi berlumpur di Pacitan dan Banyuwangi. Rafi mengungkap adegan merayap di lumpur diselesaikan dalam sehari, sementara rangkaian adegan perang membutuhkan waktu sekitar satu minggu.







