Ada Aura Mistis, Titi Kamal Sengaja Jauhi Boneka Saat Jeda Syuting Film 'The Doll Ghawiah'
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Pemandangan tidak biasa terlihat dalam acara content day film 'The Doll Ghawiah'. Titi Kamal hadir di hadapan awak media sembari menggendong boneka perempuan bernama Ghawiah.
Boneka tersebut tampil mencolok dengan rambut panjang yang dikepang dua, mata melotot beriris hijau, serta balutan busana atasan hitam yang dipadukan dengan rok putih.
Riasan bergaya gothic serta fitur mekanis yang memungkinkan mata, alis, dan mulutnya bergerak membuat boneka tersebut memancarkan aura mistis yang kuat.
Titi Kamal mengaku merasakan sensasi berdebar saat harus memegang dan menggendong boneka Ghawiah secara langsung. Kendati demikian, ia menilai pengalaman tersebut sangat menarik secara visual maupun teknis.
| Baca Juga: Kenangan Tampil di Operet, Titi Kamal Jadi Ratu Bidadari di Film Oki dan Nirmala
"Deg-degan. Tapi memang seru banget, ya. Alisnya bisa bergerak juga, bibirnya bisa berbicara, terus suasananya seru. Bentuknya itu cantik, tapi mematikan," jelas Titi Kamal saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).
Saat ditanya mengenai bobot fisik boneka tersebut, istri Christian Sugiono ini mengungkapkan bahwa Ghawiah memiliki beban yang cukup berat karena memuat perangkat mekanik di dalamnya.
"Beratnya? Lumayan berat, karena di dalamnya ada mekanismenya. Ada perangkat apa gitu namanya, aku kurang paham teknisnya, tapi yang pasti memang berat,".ungkapnya.
Tatapan Mata Mengintimidasi
Titi Kamal menyoroti bagian mata boneka Ghawiah sebagai elemen paling menyeramkan. Baginya, tatapan mata boneka tersebut memiliki daya intimidasi yang kuat hingga memicu perasaan terkurasnya energi saat dipandang terlalu lama.
| Baca Juga: Ngefans Sama Film Originalnya, Alasan Titi Kamal Ikut Terlibat di 'Perumahan Laddaland'
"Waktu pertama lihat itu kesannya cantik ya, tapi ada rasa seramnya. Cantik tapi menyeramkan. Bikin kita merasa seperti terserap energinya ke dalam boneka itu," kata Titi.
Aktris 44 tahun ini menambahkan bahwa sorotan mata Ghawiah itulah yang paling memberi dampak visual mendalam.
"First impression aku cantik tapi mematikan. Mungkin karena matanya berukuran besar ya, jadi saat ditatap lama-lama rasanya seperti terserap dan seram. Matanya besar dan tatapannya seperti mengintimidasi," jelasnya.
Film The Doll Ghawiah ini juga menandai pengalaman perdana Titi beradu peran langsung dengan sebuah media boneka mistis.
"Nah, kalau ini sesuatu yang beda lagi, yaitu jadi pengalamannya seru banget berinteraksi dengan boneka yang dirasuki oleh arwah anak kecil," tuturnya.
Adegan Paling Creepy
Rasa ngeri terhadap wujud Ghawiah membuat Titi Kamal memilih menjaga jarak selama jeda pengambilan gambar di lokasi syuting. Ia mengaku hanya memegang boneka tersebut saat kamera mulai merekam.
"Dijauhin lah ya. Kalau memang sedang ada scene-nya baru dipegang. Tapi kalau tidak ada pengambilan gambar, aku jarang mau dekat-dekat, takut ada 'isinya'," beber Titi.
Dari sekian banyak adegan menegangkan, Titi menyebut adegan di sekitar sumur tua—sebagaimana ditampilkan dalam poster dan trailer resmi—menjadi momen paling mencekam sekaligus membekas di benaknya. Adegan tersebut langsung mengingatkannya pada memori masa lalu saat tinggal di Pondok Gede.
| Baca Juga: Rafi Sudirman Turunkan BB Hingga 10 kg Demi Perankan Sosok Pahlawan asal Karo
"Adegan di sumur ini ya, yang ada di posternya. Adegan di sumur ini sangat berkesan dan menurut aku creepy banget. Karena zaman dulu, aku juga punya sumur di rumahku yang di Pondok Gede," tutur Titi.
"Entah kenapa kalau malam hari, apalagi setelah magrib, suasananya gelap, lembap, dan kita memang tidak berani untuk melongok ke bawah sumur itu. Menurut aku itu adegan yang sangat berkesan dan seram," lanjutnya.
Trauma Boneka Berwujud Manusia Sejak Masih Kecil
Di kehidupan nyata, Titi Kamal menegaskan bukan tipe pengoleksi boneka berbentuk manusia. Sejak masa kanak-kanak, ia mengaku memiliki ketakutan tersendiri bahwa boneka manusia bisa hidup saat malam hari.
"Tapi kalau boneka berwujud manusia, entah kenapa dari kecil aku takut dia hidup pas malam hari. Dari dulu mungkin pernah menonton film horor tertentu zaman dulu, jadi tertanam rasa takut. Aku merasa kalau boneka manusia itu seperti ada isinya," ungkapnya.
| Baca Juga: Main Serial Horor di Malaysia, Caitlin Halderman Tampil Dekil jadi Pekerja Migran Indonesia
Semesta film The Doll kembali hadir dengan cerita terbarunya 'The Doll Ghawiah' yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto. Naskah ditulis oleh Riheam Junianti dan diproduksi oleh rumah produksi Hitmaker Studios dengan Rocky Soraya sebagai produser utama.
Film ini dibintangi Titi Kamal hingga Darius Sinathrya, Sara Wijayanto, Aisyah Aqilah hingga Laura Moane. Film yang bakal tayang pada 29 Oktober 2026 ini berkisah pada tahun 1988 ketika pasangan suami istri Arya (Darius Sinathrya ) dan Evi (Titi Kamal).
Mereka memutuskan boyongan dari Jakarta ke Bandung bersama dua buah hati mereka, Gita (Aisyah Aqilah) dan Nala (Laura Moane), demi merintis lembaran hidup baru di dekat kawasan Babakan Siliwangi setelah bisnis terdahulu bangkrut.
Namun, alih-alih ketenangan yang didapat, keluarga kecil ini justru terseret ke dalam pusaran teror mistis usai si anak bungsu, Nala, tak sengaja berjumpa dengan sosok anak misterius di dalam hutan yang memberinya sebuah boneka bernama Ghawiah. Boneka ini ternyata menjadi wadah bersemayam bagi jiwa-jiwa terluka yang memicu teror tak masuk akal di rumah baru mereka. (*)







