Bukan Sekadar Karangan Bunga, Malai Hair Jadi Aksesori Kekinian di Thailand
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Karangan bunga yang biasanya ditemukan dalam ritual dan acara penting di Thailand kini pindah ke gaya rambut.
Sejak September 2026, Malai Hair Trend atau Malai Rad Klao ramai dibagikan di media sosial setelah sejumlah figur publik Thailand ikut mengenakannya.
Gaya itu memadukan sanggul dengan rangkaian bunga segar sehingga tradisi lama terasa lebih dekat dengan gaya Gen Z.
Apa Itu Malai Hair?
Malai Rad Klao merupakan adaptasi karangan bunga Thailand atau Phuang Malai yang ditempatkan pada rambut.
| Baca Juga: Dari Gothic hingga Tomboy, Perjalanan Nada Tarina Temukan Personal Style yang Cocok
Rambut biasanya disanggul, kemudian rangkaian bunga dipasang mengelilingi sanggul dengan bagian panjangnya dibiarkan menjuntai di belakang.
Warnanya pun tidak harus putih. Anak muda Thailand mulai memilih rangkaian merah muda, merah, kuning, biru, hingga kombinasi beberapa warna agar sesuai dengan pakaian dan suasana foto.
Di media sosial, tampilan serupa juga terlihat dikenakan figur publik Thailand seperti Mai Davikah, Namtan Chalita, dan Nat Aniporn, yang membuat aksesori ini semakin mudah dikenali sebagai bagian dari tren fashion, bukan hanya perlengkapan acara tradisional.
Dari Tradisi Thailand ke Gaya Gen Z
Perlu diketahui, Phuang Malai sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Thailand.
| Baca Juga: Anggun C Sasmi Setia dengan Rambut Panjang, Bukan Anti Perubahan tapi Soal Jadi Diri Sendiri
Karangan bunga digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari persembahan keagamaan, acara pernikahan, menyambut tamu, hingga diberikan kepada orang yang lebih tua sebagai bentuk penghormatan.
Karena itulah, memakai malai di rambut bukan sekadar menambahkan bunga pada sanggul.
Bentuk tradisionalnya kini dipindahkan ke konteks yang lebih santai, misalnya dipadukan dengan kaus, tank top, rok, atau pakaian modern.
Pendekatan ini membuat unsur budaya Thailand tetap terlihat tanpa harus menggunakan busana tradisional lengkap.
| Baca Juga: Fans Berat! Johnny NCT 127 Tiru Gaya Rambut Kim Go Eun di 'Yumi’s Cells'
Bunga Apa Saja yang Bisa Dipakai?
Pilihan bunga juga punya cerita sendiri. Melati identik dengan kemurnian, kasih sayang, dan rasa terima kasih.
Rangoon creeper dikaitkan dengan cinta serta ikatan yang kuat, sedangkan mawar membawa kesan cinta dan kekaguman. Gardenia digunakan untuk nuansa kemurnian dan keberuntungan.
Karena menggunakan bunga segar, tidak ada dua rangkaian yang benar-benar sama. Panjang, susunan, dan kombinasi warnanya bisa dibuat mengikuti gaya pemakai.
Kenapa Mendadak Digemari Gen Z?
Jawabannya ada pada visual. Malai membuat sanggul yang sederhana langsung menjadi titik fokus dan terlihat menarik dalam foto maupun video.
| Baca Juga: Rambut Sehat Tanpa ke Salon, Ini Manfaat dan Cara Trim Rambut Sendiri di Rumah
Tren ini juga terasa personal karena setiap orang bisa memilih bunga, warna, serta panjang rangkaiannya sendiri.
Salah satu tempat yang menjadi pusat tren ini adalah Pak Khlong Talat, pasar bunga terkenal di Bangkok. Penjual tidak hanya menawarkan malai, tetapi juga membantu memasangkannya ke rambut.
Dilansir dari Koktail Magazine, Selasa (22/9/2026), mencatat kawasan tersebut ikut ramai karena orang datang membeli rangkaian bunga sekaligus membuat konten. (*)







