Belajar dari Hyper Potatoes: Cara Gen Z Tetap Bertumbuh Tanpa Kehilangan Hobi Masa Kecil
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google3. Jangan biarkan overthinking menahan langkah pertama
"Semuanya itu harus mulai aja dulu. Ketika kita udah mulai, semua overthinking dan ketakutan itu pelan-pelan hilang," ujarnya.
Menurutnya, banyak hal ternyata tidak sesulit yang dibayangkan setelah benar-benar dicoba.
4. Jadikan hobi sebagai ruang belajar
Dunia Pokémon terus berkembang, kini mencapai sekitar 1.025 karakter lewat animasi, gim, hingga pengalaman digital.
Hartanto menilai hobi apa pun bisa menjadi jalan untuk terus belajar, bertemu komunitas, bahkan membuka peluang yang tidak terduga.
| Baca Juga: Bukan Sekedar Jago Main Gim, Ini Alasan Tubuh Atlet Esports Harus Dilatih
5. Nikmati hal-hal kecil, tidak perlu menunggu momen besar
Bagi Hartanto, kebahagiaan tidak selalu butuh sesuatu yang besar. Aktivitas sederhana seperti makan bersama teman sambil menonton tontonan favorit sudah cukup untuk dinikmati.
Prinsip menikmati hal sederhana itu juga tampak ketika Hartanto berbicara soal kolaborasi Pokémon dengan Pop Mie, yang menurutnya berhasil menerjemahkan karakter Pikachu dan Charmander lewat rasa, bukan sekadar tampilan visual.
"Yang paling penting menurutku DNA-nya harus match, yang membawa nilai-nilai petualangan dan kekeluargaan," ujarnya. Ia mengaku senang melihat Pokémon semakin mendapat tempat di kalangan penggemar Indonesia sejak 2019 hingga akhirnya berkembang lewat berbagai kolaborasi.
Pada akhirnya, perjalanan Hartanto bersama Pokémon menjadi pengingat bahwa bertumbuh dewasa tidak berarti harus meninggalkan masa lalu. Justru, hal yang disukai sejak kecil bisa menjadi bagian yang membantu seseorang mengenali dirinya sendiri ketika dewasa. (*)







