Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Dito Darmawan membagikan pengalaman dan totalitasnya saat membintangi film 'Conjurig' arahan sutradara Tubagus Deddy.

Dalam film tersebut, aktor berusia 26 tahun ini memerankan tokoh Piit, seorang pemuda yang memutuskan pulang ke Bandung setelah kehilangan pekerjaan sekaligus patah hati usai putus dari kekasihnya, Susan.

Untuk menyambung hidup dan mengisi hari-harinya di kampung halaman, Piit memilih menjadi cosplayer pocong di kawasan Alun-alun Kota Bandung.

Dito mengungkapkan bahwa proses syuting menuntutnya mengenakan riasan tebal (heavy makeup) hampir setiap hari. Waktu persiapannya pun terbilang lama, hingga dua jam.

| Baca Juga: Film 'Conjurig' Angkat Kisah para 'Hantu' di Jalan Braga Kota Bandung

"Itu heavy makeup setiap hari, terus setiap hari juga aku spend dua jam sebelum mulai take untuk makeup-an doang. Terus sampai di suatu titik aku sudah bisa makeup-an sendiri. Jadi itu sudah jadi tantangan tersendiri," kata Dito Darmawan saat ditemui di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).

Riasan Serba Rumit

Proses pengaplikasian cat wajah pun tidak sembarangan. Tim tata rias menggunakan teknik khusus yang menuntut Dito berhati-hati agar bahan pewarna tidak masuk ke saluran pernapasan.

"Kita pakai paintbrush, terus ya sudah makeup-an manual satu-satu, terus pakai koval juga. Jadi sebelumnya ada tes makeup dulu, terus habis itu kita digambar, disemprot. Habis itu aku harus banyak tahan napas karena takutnya catnya masuk ke hidung. Gitu saja sih," jelasnya.

Meski wajahnya terpapar bahan riasan tebal setiap hari, pemain film Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 memastikan kondisi kulitnya tetap aman berkat perawatan yang tepat.

| Baca Juga: Cerita Venly Arauna Dapatkan Peran Daniel di Sekuel Film Kuasa Gelap

"Kulit rusak enggak sih, karena maintenance aku juga oke ya. Aman sih, lumayan kulitku," tambah bintang sinetron Terikat Janji ini.

Belajar Keikhlasan Cosplayer Penghibur Wisatawan

Untuk mendalami karakternya, Dito tidak hanya berlatih di ruang tertutup. Ia langsung turun ke lapangan untuk melakukan riset bersama para pelaku cosplay jalanan yang sesungguhnya di Bandung. Para cosplayer itu memanfaatkan penampilan mereka untuk menghibur atau untuk jasa foto bareng para wisatawan di kota kembang tersebut.

"Pas persiapan sempat ngobrol, turun ke jalan terus ngobrol langsung ditemani sama Kang Jo. Ketika ngobrol, betul kata Kang Deddy, mereka semua itu melakukan itu selain untuk mencari uang, mereka juga menjalankan itu sebagai passion," ungkap Dito.

Dari interaksi tersebut, pemain film Danur: The Last Chapter menyadari bahwa profesi yang mereka jalani memiliki beban fisik dan mental yang berat, sehingga menuntut ketulusan hati yang tinggi.

"Mereka makeup terus pakai kostum yang sama sekali enggak mudah. Memang ternyata butuh keikhlasan, dan mereka itu punya keikhlasan itu pas ngejalaninnya. Apalagi setiap hari kan ya, enggak mungkin gampang," tuturnya.

Insiden Nyata: Kaki Terlindas hingga Harus Dirawat

Tak hanya proses riasan yang melelahkan, proses produksi film ini juga diwarnai insiden nyata yang menegangkan. Dito menceritakan, salah satu rekannya, Kang Anjuy Cadel, mengalami cedera fisik di lokasi syuting akibat adegan terlindas kaki yang ternyata sungguhan.

"Paling Kang Anjuy, iya kelindes kakinya beneran. Kang Anjuy Cadel, tadi tuh ada adegan dia kelindes kakinya. Itu beneran kelindes dan beneran dibawa ke rumah sakit habis itu," beber Dito.

Kecelakaan tersebut memaksa tim produksi melakukan penyesuaian adegan secara mendadak di depan kamera.

| Baca Juga: Akting Bareng Tom Holland, Sabrina Carpenter Jadi Ginger Rogers di Biopik Fred Astaire

"Jadi pas shot aku ke Maizura tuh sudah enggak ada Kang Anjuy-nya, tapi kita pura-pura dia masih ada di situ," pungkas Dito

Film produksi Global Borneo Entertainment dan Bima Sakti Pictures ini disutradarai sekaligus ditulis oleh Tubagus Deddy, sineas yang sebelumnya terlibat dalam Koboy Kampus dan Ancika: Dia Yang Bersamaku 1995.

Selain Dito Darmawan sebagai Piit, jajaran pemain Conjurig juga diisi oleh Maizura yang memerankan Tammy, Shella Fernanda, Mathias Muchus, Ferry Maryadi, Bucek, dan Joe P Project.

Dengan menggabungkan komedi, drama kehidupan, dan kisah komunitas lokal, Conjurig menawarkan cerita yang dekat dengan keseharian masyarakat Bandung. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: