Dugaan Mahasiswi Cornell University Dirudapaksa 7 Pria Hebohkan AS, Begini Kronologinya
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Masyarakat Amerika Serikat (AS) tengah dihebohkan dengan kasus dugaan rudapaksa terhadap seorang mantan mahasiswi Cornell University oleh tujuh mahasiswa dari kampus yang sama.
Kasus tersebut mulai menjadi sorotan setelah korban mengajukan gugatan hukum setebal 101 halaman pada September 2026. Sementara kejadian terjadi dua tahun lalu, tepatnya pada 19 Oktober 2024.
Sebenarnya korban sudah pernah melapor ke kepolisian pada 2024. Namun, kala itu jaksa tidak mengajukan tuntutan pidana karena menilai laporan dan bukti yang tersedia tidak cukup dan tidak memenuhi dasar hukum.
Berselang dua tahun setelahnya, korban kembali mengajukan gugatan berisi tuduhan pemerkosaan berkelompok, pemberian narkotika, kelalaian, dan kegagalan universitas untuk melindunginya.
| Baca Juga: Beri Souvenir Anak Ayam, Pernikahan Karyawan Ivan Gunawan Picu Kontroversi
Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi Cornell University
Dilansir dari laporan CNN, Rabu (30/9/2026), korban yang saat itu berusia 20 tahun datang ke rumah Chi Phi (organisasi persaudaraan sosial mahasiswa pria tertua di Amerika Serikat) setelah mengonsumsi alkohol.
Di sana, ia dipaksa untuk menghirup narkotika jenis ketamine, meminum banyak alkohol, lalu tujuh anggota Chi Phi menyetubuhinya beramai-ramai.
Korban mengaku, dirinya saat itu berada dalam kondisi yang tidak memungkinan untuk memberikan persetujuan atas tindakan seksual.
Grup Chat Berisi Ajakan Seksual
Korban menyebut salah seorang pelaku mengirim pesan vulgar berbunyi, "free p*ssy (wanita gratis)", ke grup chat Snapchat Chi Phi. Pesan tersebut merupakan ajakan untuk para anggota lain agar ikut bergabung melecehkan korban.
| Baca Juga: Ada Suami Sandra Dewi, MAKI Bongkar Daftar Napi Penghuni Lapas 'Mewah' Cibinong
Dalam gugatan, disebutkan bahwa pesan itu dikirimkan sekitar pukul 01.42 dini hari. Sementara kejadian kekerasan seksual berakhir sekitar 05.45.
Jaksa Kembali Membuka Penyelidikan
Jaksa Wilayah Tompkins County, Matthew Van Houten, memutuskan untuk membuka kembali penyelidikan setelah korban mengajukan gugatan pada 2026.







