Pubertas Bikin Remaja Rentan Minder, Psikolog Ungkap Cara Orang Tua Dampingi Anak
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVera menyarankan orang tua menghindari komentar yang mempermalukan atau menjadikan perubahan tubuh sebagai bahan candaan.
“Orang tua perlu membantu anak mengenali emosinya. Misalnya, dengan bertanya apakah ia sedang sedih, kecewa, atau stres. Setelah itu, validasi perasaannya dan tanyakan apa yang bisa kita lakukan agar ia merasa lebih baik,” tuturnya.
| Baca Juga: Sudah Diet dan Olahraga tapi Berat Badan Tak Turun? Ini Penjelasan Dokter
Pengalaman serupa disampaikan Sandy Kristian Waluyo, peserta Clash of Champions musim pertama. “Dari pengalaman itu, aku jadi sadar bahwa menjaga kebersihan dan merawat diri bukan cuma soal penampilan, tetapi juga supaya kita merasa nyaman dan lebih percaya diri dalam menjalani berbagai aktivitas,” ujarnya.
Vera menegaskan, memasuki masa remaja berarti anak mulai beralih dari kebiasaan dirawat menjadi belajar merawat dirinya sendiri. “Ketika masih kecil, anak dirawat oleh orang tua. Namun, saat memasuki masa remaja, mereka mulai belajar merawat dirinya sendiri,” tandasnya.
Dengan komunikasi terbuka dan pendampingan yang tidak menghakimi, remaja dapat lebih siap menghadapi perubahan tubuh dan emosinya, sekaligus membangun kepercayaan diri dengan memahami dan menerima dirinya sendiri. (*)





