22 Tahun Menikah, Winky Wiryawan Bongkar Rahasia Rumah Tangga Harmonis
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Rumah tangga dari DJ sekaligus aktor Winky Wiryawan, bersama Asmara Siswandari (Kenes Andari), baru saja genap berusia 22 tahun. Di tengah maraknya kabar keretakan rumah tangga selebriti, pernikahan pasangan ini justru tampak kian kokoh, romantis, dan jauh dari gosip miring.
Kebahagiaan ulang tahun pernikahan ke-22 ini dirayakan Winky dengan cara yang istimewa. Pria yang akrab disapa Winky ini mengungkapkan bahwa dirinya dan istri baru saja mewujudkan salah satu impian terbesar dalam daftar keinginan (bucket list) mereka, yakni menyaksikan fenomena alam aurora borealis secara langsung di Kutub Utara.
Pengalaman magis di Kutub Utara tersebut rupanya sangat berkorelasi dengan preferensi pribadinya terhadap warna hijau dan biru. Menurutnya, warna-warna tersebut memberikan efek ketenangan jiwa bagi dirinya.
"Salah satu bucket list aku sama Kenes itu adalah melihat Aurora di Kutub Utara, dan kemarin baru dari sana. Aku tuh emang suka warna hijau gitu. Menurut aku menenangkan. Jadi aura yang paling tenang buat aku tuh sebenarnya antara hijau dan biru," ungkap Winky saat ditemui di kawasan Casablanka, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
Makna 22 Tahun Pernikahan : Sampai Maut Memisahkan
Memasuki usia perak pernikahan yang tinggal tiga tahun lagi, Winky menegaskan bahwa pilar utama keharmonisan rumah tangganya bersama Kenes Andari adalah komunikasi yang sehat.
Winky yang menikah pada 1 Oktober 2004, tak menampik bahwa riak-riak permasalahan pasti ada dalam setiap hubungan. Namun, kuncinya adalah komitmen untuk selalu duduk bersama dan membicarakannya secara dewasa.
"Aku ngerasa sama Kenes selama 22 tahun itu bisa bertahan, intinya komunikasi aja sih, ngobrol. Masalah pasti ada, keceriaan terus ada. Jadi setiap ada masalah dikit apa pun, gue sama Kenes selalu duduk bareng, 'Eh, kita kayaknya perlu ngomong untuk hal ini deh,'" tutur Winky.
Winky menyadari sepenuhnya bahwa perjalanan cintanya dengan sang istri adalah komitmen seumur hidup yang hanya akan terpisahkan oleh panggilan Sang Pencipta.
"Kita kan insyaallah ya, insyaallah sampai kita dipanggil sama Yang di Atas. Baik gue duluan atau Kenes duluan. Dan kita akan berdua doang nih seumur hidup. Jadi apa pun masalahnya, seberat apa pun, sekecil apa pun, harus diomongkan," tambahnya.
| Baca Juga: Cerita Seru Tiga 'Cogan': Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier Dibalik Rilisan 'Aura'
Saat diminta memberikan satu tips pamungkas untuk menjaga rumah tangga tetap harmonis hingga puluhan tahun, Winky Wirawan memberikan jawaban singkat, padat, namun sangat mendalam.
"Berkomunikasi dengan baik, jangan pakai emosi. Tunggu kalem baru ngomong. Itu aja," ujar pemilik nama lengkap Nurayendra Irwindo.
Kunci Awet Muda : Theory of Zero
Selain dipuji netizen atas keharmonisan rumah tangga, pria 47 tahun ini juga mendapat banyak pujian netizen karena terlihat awet muda. Ia menyimpulkan bahwa rahasia utamanya terletak pada pola pikir dan cara mengelola emosi.
Winky menerapkan prinsip hidup yang ia sebut sebagai Theory of Zero (Teori Titik Nol). Ia selalu berusaha menikmati dan menerima apa pun situasi yang dihadapi tanpa respons emosi yang berlarut-larut, dengan menerapkan aturan 5 menit.
| Baca Juga: Maxime Bouttier Akui Memasak Jadi Love Language di Dunia Nyata
"Misalnya gue dapat masalah nih hari ini, terus udah mulai rada kesal, pas dalam hati gue mikir: 'Eh, kayaknya Allah atau Yang di Atas ngasih gue ini emang karena ada sesuatu yang harus gue rasain, gue harus kesal hari ini.' Tapi cukup gue kasih waktu 5 menit aja untuk kesal," jelas Winky.
Hal serupa juga diterapkannya saat meraih kesuksesan besar, misalnya ketika karya musiknya bertajuk 'Aura' mendulang banyak pendengar. Euforia dan kebahagiaan berlebih pun hanya diizinkan berlangsung selama 5 menit sebelum kembali ke titik nol.
Pola pikir inilah yang membuatnya selalu terlihat santai (chill), tidak mudah tersulut amarah ketika dinilai buruk oleh orang lain, serta tidak jumawa saat dihujani pujian.
"Engga boleh euforianya berlebihan, aku kasih 5 menit aja deh, habis gitu normal lagi, nol lagi. Sometimes kemenangan atau kesedihan itu, menjadi sesuatu yang gimana gitu saat kita menerimanya. Kalau kita nggak bisa membalikkan ke titik nol lagi," tutupnya. (*)







