Kalimat 'I Am Jane Doe' Viral di TikTok dan Instagram, Kenapa Semua Orang Pakai Nama yang Sama?
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleKetika muncul upaya di media sosial untuk mencari nama aslinya, pengguna lain justru membanjiri internet dengan 'I am Jane Doe' agar algoritma dan pencarian digital semakin sulit menentukan siapa sebenarnya korban.
Siapa Jane Doe?
Jane Doe bukan nama asli korban. Ia adalah mantan mahasiswa Cornell yang kini memilih tetap anonim. Dalam gugatan, ia menyampaikan tuduhan terhadap tujuh pria dan universitas.
| Baca Juga: Dua Kali Disuntik Mati, Narapidana Wanita AS Ini Tetap Hidup!
Perlu diketahui, seluruh tuduhan tersebut masih menjadi bagian dari proses hukum dan belum diputuskan sebagai fakta oleh pengadilan.
Kasus tersebut kembali mencuat karena penyelidikan pidana yang sebelumnya tidak menghasilkan dakwaan kini dibuka kembali.
Pada Kamis (1/10/2026), Gubernur New York Kathy Hochul menunjuk Jaksa Agung New York Letitia James sebagai jaksa khusus untuk menangani penyelidikan tersebut.
James mengatakan kantornya akan menjalankan proses berdasarkan fakta dan hukum.
| Baca Juga: Ogah Dilabeli Warga Biasa, Harry dan Meghan Markle Minta Dipanggil 'Public Figure'
Bagaimana Kondisi Cornell Sekarang?
Tekanan juga datang dari lingkungan kampus. Presiden Cornell Michael Kotlikoff menyatakan universitas mendukung penyelidikan eksternal dan akan melakukan peninjauan independen terhadap cara kampus menangani perkara tersebut.
Bab Chi Phi di Cornell, sendiri telah ditutup sejak 2024.
Situasinya menjadi semakin serius karena survei Cornell 2025 menemukan 35 persen mahasiswi jenjang sarjana yang merespons melaporkan pernah mengalami kontak seksual tanpa persetujuan selama berada di Cornell, naik dari 23 persen pada 2023.
Angka tersebut ikut memperbesar tuntutan agar masalah kekerasan seksual di kampus ditangani lebih serius. (*)







