Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Momen meniup lilin, menyanyikan lagu bersama, hingga berkumpul dengan keluarga menjadi bagian manis dari perayaan ulang tahun anak. Keceriaan itulah yang ingin dihadirkan Annisa Dalimunthe melalui single terbarunya, “Hari Istimewa”.

Penyanyi cilik diaspora Indonesia yang tumbuh di Kuala Lumpur, Malaysia, ini merilis “Hari Istimewa”. Lagu tersebut menjadi single keempat Annisa setelah “Anugerah Terindah”, “Alhamdulillah” versi cover, dan “Merah Putih Gemilang”.

Di usianya yang baru tujuh tahun, Annisa terus menambah koleksi lagu anak dengan beragam warna musik. Kali ini, ia hadir dengan lagu ceria yang mengajak pendengarnya bernyanyi, menari, dan merayakan kebahagiaan bersama orang-orang tersayang.

“Aku ingin lagu ini membuat anak-anak merasa bahagia dan ingin bernyanyi serta menari. Semoga lagu ini bisa dipakai saat ulang tahun atau saat merayakan hari yang spesial bersama keluarga dan teman-teman,” ujar Annisa.

| Baca Juga: Cerita di Balik Lagu 'Kucing' yang Bawa Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026

“Hari Istimewa” diproyeksikan menjadi pilihan lagu ulang tahun anak Indonesia. Namun, pesan yang dibawanya juga dekat dengan berbagai perayaan kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Lewat lagu ini, Annisa mengajak anak-anak menikmati kebersamaan dengan keluarga dan teman. Ada pesan sederhana bahwa setiap orang mempunyai momen berharga yang layak dirayakan.

Untuk menghidupkan suasana tersebut, “Hari Istimewa” dikemas dengan irama bersemangat, meriah, dan mudah mengundang gerak. Sentuhan aransemen yang terinspirasi dari Broadway turut memberikan nuansa teatrikal, sehingga lagu ini terasa seperti ajakan untuk tampil dan bernyanyi bersama.

Warna musik tersebut menjadi ruang eksplorasi baru bagi Annisa. Kehadirannya diharapkan dapat menemani pesta ulang tahun maupun momen spesial keluarga, sekaligus dinikmati lintas generasi.

| Baca Juga: 1.000 Glitz Rasakan Momen Spesial di Glitter Camp Live Concert 2026

Pertahankan Keunikan Vokal Annisa

Di balik keceriaan “Hari Istimewa”, sejumlah musisi terlibat dalam proses produksinya. Lagu ini diciptakan sekaligus diproduksi oleh Caturadi Septembrianto, dengan permainan gitar oleh Monty.

Proses rekaman dilakukan di Art Sound Studio oleh Hardi, sedangkan mixing dan mastering dikerjakan oleh Raja di Ruang Hampa Studio.

Salah satu hal menarik dalam produksi lagu ini adalah keputusan untuk mempertahankan pelafalan huruf “R” Annisa yang masih cadel. Keunikan tersebut menjadi bagian dari karakter vokalnya, menjaga kesan alami seorang anak yang bernyanyi dengan caranya sendiri.

Tumbuh di Malaysia memberi Annisa pengalaman sebagai anak diaspora yang tetap dekat dengan karya Indonesia. Melalui “Hari Istimewa”, ia mencoba membuka ruang agar lagunya dapat dinikmati pendengar dari berbagai negara.

| Baca Juga: Gilang Ramadhan Jelajahi Ribuan Ritme Musik Nusantara Dari Aceh hingga Papua

Untuk pertama kalinya dalam karya orisinalnya, Annisa menggunakan bahasa Inggris pada bagian refrain. Pilihan ini menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan kebahagiaan kepada audiens yang lebih luas, sambil tetap membawa identitasnya sebagai anak Indonesia.

Perpaduan bahasa dan musik yang meriah membuat “Hari Istimewa” diarahkan menjadi lagu yang mudah dinyanyikan bersama dalam berbagai suasana perayaan.

Selain mengembangkan kemampuan tarik suara, Annisa juga aktif di dunia modeling. Pengalamannya mencakup penampilan di Taipei Fashion Week 2026 hingga The Catwalk Master Asia 2026.

Pada 8 Februari 2026, ia menerima penghargaan Inspiring Catwalker dalam ajang The Catwalk Master Asia yang digelar di Malaysia. Di acara tersebut, Annisa tidak hanya melangkah di atas catwalk, tetapi juga bernyanyi sebagai artis pembuka.

Annisa juga menjalankan peran sebagai Duta Anak Indonesia 2026 – Anti Bullying dari Komnas Perlindungan Anak DKI Jakarta. Peran tersebut sejalan dengan arah karya musiknya yang membawa pesan positif bagi anak-anak. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: