Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Tidak hanya itu, Kapten Ashari juga disebut mengalami trauma mendalam meski sudah berada di tempat yang aman.

“Masih rasa trauma, masih rasa curiga, masih rasa was-was meskipun di atas militer itu, tapi masih tetap dia waspada,” ungkap Syamsuddin di kediamannya di Dusun Moncongloe, Gowa, Sulawesi Selatan, dilansir dari media online, Senin (5/10/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Selatan, Jayadi Nas menyampaikan kondisi Kapten Ashari mulai stabil.

“Dia dalam kondisi sehat, cuma masih pemulihan, kan 5 bulan lebih di laut,” terangnya saat dihubungi, Selasa (6/10/2026).

| Baca Juga: Manajemen RM Nasi Tempong Buka Suara Usai Insiden Gas Meledak di Pakuwon City Surabaya

MT Honour 25 Dibajak Perompak Somalia

Kapal tanker MT Honour 25 yang dipimpin oleh Kapten Ashari Samadikun dibajak oleh perompak Somalia sekitar Hafun/Bandarbeyla, Somalia sekitar 21-22 April 2026.

Penyanderaan berlangsung selama sekitar 5 bulan hingga September 2026. Selama periode tersebut, pihak Kementerian Luar Negeri RI bersama KBRI Nairobi terus mengupayakan diplomasi.

Tim penyelamat akhirnya menggelar operasi bersenjata untuk membebaskan para sandera pada 29 September 2026. Sayangnya lima ABK yang merupakan WNA tewas dieksekusi perompak.

Mereka yang selamat dievakuasi. Kapten Ashari dari tiga ABK WNI lainnya akhirnya tiba di Indonesia pada 6 Oktober 2026. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: