Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus Bicara soal Hidup Secukupnya Lewat 'Juara Dua'
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleLafa mengerjakan pengembangan lagu melalui dua pertemuan utama. Pertemuan pertama digunakan untuk membahas musik dan melodi dengan bertukar referensi. Setelah itu, pengembangan lirik dilakukan berdasarkan potongan percakapan yang sebelumnya dicatat Lafa di aplikasi catatan.
Dalam proses tersebut, Lafa berperan sebagai penggagas sekaligus penghubung berbagai ide yang dibawa masing-masing kolaborator. Ruang yang diberikan kepada setiap pihak juga memengaruhi aransemen vokal.
| Baca Juga: no na Raih Nominasi UK Music Video Awards 2026 lewat Koreografi 'Work'
Setelah mendengar rekaman Friska yang dibuat lebih dulu, Ari memilih mengambil bagian vokal dengan register lebih rendah. Keduanya kemudian berbagi ruang dalam pengisian suara utama maupun suara kedua.
Bagi Lafa, pertemuan karakter ketiga pihak tersebut menjadi bagian penting dari terbentuknya “Juara Dua”. Lagu ini tidak dibuat untuk mengikuti urutan emosi tertentu dalam rangkaian EP Garis Tegak. Maknanya pun diserahkan kepada pendengar.
Ari sendiri melihat pilihan menjadi “Juara Dua” sebagai sesuatu yang tidak perlu dipermasalahkan selama pilihan tersebut membuat seseorang bisa menjalani hidup dengan lebih nyaman.
“Seperlunya, secukupnya itu sih,” tutup Ari. (*)







