Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Ia juga ingin terus mengembangkan satu model sederhana yang mudah dikenakan sehari-hari, tetapi tetap feminin, sebagai gaya klasik Nada Puspita.

Fleksibilitas menjadi pertimbangan lain. Sebuah gaun bisa dipadukan dengan sepatu datar dan syal sederhana untuk keseharian, lalu cukup diganti heels untuk acara yang lebih formal.

Indah Nada Puspita bersama koleksi Intertwined. Foto: Naomi Nilawati

Indah juga menghadirkan multi-way satin scarf yang dapat ditata dalam berbagai cara, serta hijab bermotif yang garis halusnya terlihat lebih dominan saat dikenakan sehingga tampilannya tidak terlalu ramai.

“Jadi, satu busana bisa digunakan untuk berbagai kesempatan,” jelasnya.

Sejumlah gaun dalam koleksi ini bahkan dinilai cukup nyaman untuk perjalanan. Indah sendiri pernah mengenakan salah satu modelnya saat berangkat umrah.

Ke depan, koleksi bertema baru direncanakan hadir setiap bulan. Indah juga berencana menggelar peragaan busana internasional menjelang akhir 2026, meski negara tujuan dan detail penyelenggaraannya belum dapat ia sampaikan.

| Baca Juga: Pesona Sabrina Chairunnisa, Tampil Berhijab di Runway New York Fashion Week 2026

Bagi Indah, modest fashion bukan semata soal menutup tubuh atau mengikuti tren. Lebih dari itu, busana menjadi cara bagi perempuan untuk mengenali selera, membangun kepercayaan diri, dan menunjukkan karakter tanpa mengorbankan kenyamanan. Dari blog pribadi pada 2009 hingga perannya kini sebagai pendiri dan Creative Director, setiap koleksi menjadi kesempatan merangkai inspirasi sekaligus membuka ruang bagi cerita berikutnya. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: