Setahun Menghilang, Aron Ashab Ngaku Diculik dan Disiksa di Penjara
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Setahun menghilang, kreator konten sekaligus aktor Aron Ashab kembali membawa kabar mengejutkan. Ia mengaku diculik, disiksa, dan dimasukkan ke penjara.
Pria berusia 28 tahun itu terakhir aktif di media sosial pada akhir 2025. Setelah itu ia menghilang tanpa kabar dan baru muncul kembali pada Oktober 2026.
Melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (14/10/2026), Aron mengisahkan bahwa ia diculik oleh pihak yang menyewa preman untuk menangkapnya secara paksa.
"Gw ke mana selama ini lo tanya? Gw di PENJARA atau bisa dibilang gw abis diculik terus dimasukin penjara. Penculikan bayaran yang dilakukan oleh satu oknom dan difasilitasi preman yang sok keras," tulisnya dalam keterangan unggahan.
| Baca Juga: Momen Paula Verhoeven dan Baim Wong Kompak Rayakan Ultah Kenzo di Sekolah
Bintang film 'London Love Story' (2016) itu menyebut dirinya dikurung, disiksa, dipukuli, dan dipaksa untuk melakukan berbagai hal oleh para preman tersebut.
Padahal, menurutnya, ia sama sekali tidak melakukan tindak kejahatan apa pun.
Aron juga menyinggung soal 'preman penunggang agama', namun ia tidak membeberkan detail penunggangan agama seperti apa yang dimaksud.
"Gw tau kalian baca ini wahai para preman penunggang agama yang main hakim sendiri, ngelakuin ini semua ke gw tanpa gw melakukan tindak kriminal apa pun. Keren sih lo. Berasa Anda semua di atas hukum," ungkapnya.
| Baca Juga: Angelina Sondakh Punya Kekasih Baru? Keanu Massaid Punya Syarat Khusus
Aron Ashab menegaskan akan mengambil langkah hukum. Ia telah berkonsultasi dengan beberapa kuasa hukum dan bersiap untuk membawa perkaranya ke meja hijau.
"Semua kedzoliman lo akan berbalik. Samsek (sama sekali) ga takut gw. Lo bakal rasain apa yang gw rasain berapa ribu purnama ini. Dikurung dan dibungkam itu sangat f*cked up rasanya," bebernya.
1 2







