Asap Karhutla Capai Jakarta, IDAI Ingatkan Bahaya dan Cara Lindungi Anak
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleLantas, Apa yang Harus Dilakukan Orangtua?
dr. Fifi menyarankan orangtua untuk rutin memantau kualitas udara. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko paparan asap pada anak, serta menentukan langkah pencegahan dini.
Dengan mengetahui kualitas udara, orangtua bisa menentukan kapan anak boleh dan tidak boleh beraktivitas di luar ruangan. Jika terpaksa harus berkegiatan di luar, pastikan anak menggunakan masker dan kacamata untuk menghindari iritasi mata.
| Baca Juga: Lutut Sering Nyeri Saat Berdiri atau Naik Tangga? Jangan Anggap Sepele, Bisa Jadi Osteoartritis
Selain itu, penting untuk menyediakan satu ruangan bersih sebagai tempat berlindung anak. Ruangan tersebut sebaiknya memiliki sedikit jendela dan pintu agar asap dari luar tidak mencemari udara bersih di dalamnya.
Orangtua juga bisa menggunakan air purifier (alat penyaring udara) untuk menjaga kualitas udara di rumah.
Jika anak mulai menunjukkan gejala gangguan pernapasan, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Perlindungan ekstra perlu diberikan kepada anak-anak dengan penyakit bawaan. (*)







