Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Aron Ashab dikabarkan telah kembali ke pesantren untuk menjalani rehabilitasi akibat kecanduan alkohol. Sebelumnya, ia mengaku disiksa selama satu tahun di lembaga pendidikan berbasis agama Islam tersebut.

Kabar kembalinya Aron ke pesantren dikonfirmasi langsung oleh kakak perempuannya, Gamyla Ashab, melalui pernyataan yang dibagikan ke Instagram pribadinya pada Selasa (20/10/2026).

"Alhamdulillah, anak, adik kami M. Haeron Ashab sudah kembali dengan selamat di tempat rehab pesantren," tulisnya.

Gamyla juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas konflik keluarga mereka yang menghebohkan media sosial beberapa hari terakhir, termasuk aksinya membongkar perilaku buruk sang adik.

| Baca Juga: Bukan Diculik, Aron Ashab Dikirim ke Pesantren Karena Kecanduan Alkohol

"Kami pihak keluarga mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi. Semua yang saya lakukan kemarin semata untuk menghentikan secara paksa adik kami untuk berbuat onar lebih jauh. Mohon pengertiannya," ungkapnya.

Aron Ashab kembali ke pesantren untuk rehabilitasi. Foto: Dok. Instagram @gamylaashab
Aron Ashab kembali ke pesantren untuk rehabilitasi. Foto: Dok. Instagram @gamylaashab

Dalam pernyataannya, Gamyla meminta kepada para pihak yang membantu Aron kabur dari pesantren untuk tidak lagi berurusan dengan pria berusia 33 tahun itu. Ia ingin adiknya menyelesaikan rehabilitasi sampai benar-benar pulih.

Ia juga berharap sang adik segera mendapatkan hidayah dan menjadi pribadi lebih baik.

"Semoga ke depannya tidak ada lagi pihak luar yang dengan sengaja membantu adik kami untuk kabur dari tempat rehabnya," harapnya.

| Baca Juga: Raffi Ahmad Salurkan Bantuan Usai Dikritik Lambat Bersuara soal Karhutla

"Biarkan kami keluarganya yang mengurus dan bertanggung jawab penuh terhadap dia. Dan biarkan dia melalui proses rehab sampai tuntas," tambahnya.

Aron Ashab Kecanduan Alkohol

Aron sempat mengejutkan publik lewat pengakuannya diculik oleh preman bayaran dan dimasukkan ke 'penjara'. Ia mengaku dikurung, disiksa, dipukuli, dan dipaksa untuk melakukan berbagai hal oleh para preman tersebut.

1 2

Tags: