Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Tawaran kepada Chiki Fawzi tampil di Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) x Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 datang tak terduga. Kala itu, Chiki Fawzi sedang menjadi relawan kemanusiaan di gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di sela membantu warga terdampak, pelantun single Belukar Dunia ini mulai mencoret gagasan yang kemudian berkembang menjadi koleksi Chikigo bertajuk 'Stay Eling'.

Waktu persiapan sangat terbatas, tetapi pengalaman di lokasi bencana justru memberinya banyak bahan. Gambar-gambar yang semula dibuat di tenda relawan.

Pikirannya berpadu dengan kegelisahannya tentang empat rekannya di Global Sumud Flotilla yang masih ditahan di Tunisia, kondisi Indonesia yang penuh turbulensi, hingga sikap pemerintah dalam membela Gaza dan Palestina yang menurutnya perlu diwujudkan lewat tindakan nyata.

| Baca Juga: Nina Nugroho Angkat Tenun Makassar ke Panggung Mode, Bawa Pesan Perempuan Berdaya

Kata eling dalam bahasa Jawa berarti ingat atau sadar, dan itulah inti koleksi ini. Chiki mengajak orang menjaga kesadaran, kewarasan, dan kepekaan di tengah derasnya informasi yang membuat banyak orang kewalahan, bahkan akhirnya memilih tak lagi peduli.

Baginya, kesadaran tidak cukup berhenti pada mengetahui sebuah peristiwa, tetapi perlu diikuti keberanian bersuara dan mengambil peran, sekecil apa pun. Menggambar menjadi katarsis, tempat semua kegelisahan itu tumpah ke dalam detail busana, motif, dan aksesori.

Ia juga teringat pesan Ustaz Edgar bahwa setiap orang yang peduli terhadap Palestina punya medan perjuangannya masing-masing. “Bagiku, ribath-ku ada di fashion. Jangan tinggalkan itu. Aku ingin membangun kesadaran untuk membebaskan Palestina melalui fashion,” ujar Chiki.

Pengalaman di Flores, NTT, hadir secara konkret dalam koleksi ini. Salah satu jaketnya bermotif bunga sege, yang disebut bunga api oleh warga setempat dan banyak ia temui selama menjadi relawan. Jaket lain memadukan detail bergaya cheongsam dengan bahan denim.

Koleksi Scarf dan Jaket Stay Eling Chiki Fawzi. Foto: Istimewa

Motif bunga api itu sekaligus ia kaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Kalimantan, Sumatra, dan Papua. Karena memiliki asma sejak kecil, Chiki tidak bisa terjun langsung menjadi relawan karhutla, sehingga ia memilih mengambil peran lewat karya.

“Buatku, ini juga menjadi pengingat bahwa karhutla masih terjadi. Kita tidak boleh abai atau tone deaf. Mari terus bersuara melalui platform yang kita punya,” kata Chiki di sela JMFW 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Minggu (18/10).

Jejak perjalanan aktivismenya juga hadir pada Stay Eling Scarf, yang memuat detail dari pengalamannya berlayar bersama Global Sumud Flotilla dan menjadi relawan gempa di NTT. Menurut Chiki, gambar dan motif bisa menjadi bahasa visual yang mengundang orang bertanya, memperhatikan, lalu memahami cerita di baliknya.

1 2

Tags: