Jefri Nichol Debut Sinetron di 'Terbaik Itu Kamu', Akui Kesulitan Atur Emosi saat Syuting
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google“Kayak misalnya di scene ini harus ketawa-ketawa, scene berikutnya nangis, scene berikutnya lagi marah-marah,” tutur Jefri.
Di tengah proses adaptasi tersebut, Jefri Nichol juga mengaku kagum dengan kemampuan lawan mainnya, Salshabilla Adriani. Menurutnya, Salshabilla mampu menghadirkan perubahan emosi yang berbeda dalam setiap adegan.
| Baca Juga: Dari Konten YouTube ke Bioskop, Perjalanan Woko Channel dan Mukidi Lewat Film 'Piye To Kih?'
Jefri bahkan memperhatikan bagaimana Salshabilla membawakan karakter Sera Maharani dengan emosi yang terus berubah mengikuti situasi cerita.
“Aku ngeliatin Salsa tiap scene tuh selalu beda-beda banget emosinya. ‘Hah, kok bisa lu ya? Keren banget lu,’” kata Jefri.
Pengalaman bekerja bersama Salshabilla menjadi salah satu hal menarik bagi Jefri selama menjalani produksi Terbaik Itu Kamu. Ia pun berharap bisa terus belajar dan mengembangkan kemampuan aktingnya melalui proyek tersebut.
Meski menghadapi tantangan baru, Jefri tetap menyambut debut sinetronnya dengan antusias. Ia mengaku senang melihat sambutan penonton terhadap Terbaik Itu Kamu, terlebih karena proyek ini menjadi pengalaman pertamanya bermain dalam sinetron.
| Baca Juga: Namanya Dicatut di Aplikasi Kencan, Jefri Nichol Minta Netizen Waspada
“Pasti senang banget. Apalagi ini project sinetron pertama kali aku dan antusias penontonnya sangat luar biasa pastinya. Setelah itu aku pengin orang-orang nikmatin apa yang kita bikin di sini sih,” ujarnya.
Jefri berharap sinetron tersebut dapat bertahan lama dengan cerita yang tetap menarik dan konsisten.“Semoga bisa lama, bisa panjang, dan semoga ceritanya juga konsisten bagus,” ucapnya.
Sinetron Terbaik Itu Kamu menghadirkan kisah drama yang memadukan konflik, misteri, perjuangan mencari keadilan, dan romansa.
Cerita berpusat pada Sera Maharani, perempuan cerdas, tegas, dan pekerja keras yang kehidupannya berubah drastis setelah terjebak dalam kasus pembunuhan. Fitnah yang menimpanya membuat Sera kehilangan banyak hal dan harus berjuang membuktikan kebenaran demi mendapatkan kembali keadilan.







