Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Tarra Budiman membagikan pengalaman menantang saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Meski baru dua kali mendaki gunung, suami Gya Sadiqah itu mengaku harus menghadapi medan berat yang menguji fisik dan mental.

Tarra mengungkapkan, pendakian Rinjani memiliki tantangan berbeda dibandingkan dengan Gunung Merbabu, gunung pertama yang pernah didakinya. Jalur yang terus menanjak membuat kekuatan fisik dan mental benar-benar diuji, terutama saat melewati Bukit Penyesalan.

“Jujur, aku baru dua kali naik gunung. Yang pertama Merbabu, yang kedua Rinjani. Ternyata Rinjani itu memang spesial sekali karena naiknya tidak seperti Merbabu,” ujar Tarra saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pekan lalu.

Jalur 'Bukit Penyesalan' Jadi Ujian Terberat

Aktor 40 tahun ini menjelaskan, jalur pendakian Rinjani terasa semakin berat setelah melewati pos-pos awal. Tantangan paling menguras tenaga dirasakannya ketika memasuki jalur Bukit Penyesalan, dari Pos 4 menuju Pos 5.

| Baca Juga: Titi Kamal Ungkap Rahasia Selalu Happy, Ternyata Simpel Aja

Tantangan fisik yang sesungguhnya mulai terasa saat Tarra memasuki rute legendaris yang menguras tenaga menuju area punggungan. Di situ kekuatan fisik benar-benar diuji.

"Terus di pos, setelah pos empat masuk ke pos lima, itu tuh ada 'Bukit Penyesalan' namanya. Di situ tuh akhirnya benar-benar kekuatan fisik diuji," kenang Tarra.

Ujian terberat dirasakan Tarra saat persiapan summit attack menuju puncak tertinggi. Hamparan pasir dan bebatuan kerikil besar di punggungan menuju area Letter E sempat membuatnya tak percaya bisa melintas.

"Begitu besok pagi mau summit, aku baru ngerasain. Itu sesuatu perjalanan yang menurut aku kayak, 'Ini bisa ya kita lewat sini?' Karena medannya itu, begitu sudah di punggungan atas memang flat, tapi setelah mau naik lagi ke summit, ke Letter E-nya, itu tuh banyak pasir-pasir," tutur Tarra.

| Baca Juga: Wendi Cagur Keluhkan Jangkauan Instagram Dibatasi Usai Speak Up soal Karhutla

Perjuangan berlanjut saat Tarra berusaha mencapai puncak melalui jalur berpasir dan berbatu. Kondisi medan membuat langkah pendaki terasa berat karena setiap kali melangkah naik, mereka bisa kembali melorot.

1 2 3

Tags: