Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Suasana kantor Vivia Media, Jakarta, mendadak heboh pada Selasa (20/10/2026). Bukan karena kedatangan tamu istimewa, melainkan karena kemunculan sosok menyeramkan di dalam lift. Mengenakan gaun putih panjang, berambut kepang dua, bermata gelap, dan bergigi berdarah, penampilannya sontak mengingatkan semua orang pada boneka berhantu Annabelle.

“Annabelle!” seru para karyawan Vivia Media dan Nyata Media yang kompak mengenali sosok tersebut.

Namun, jangan buru-buru lari ketakutan. Sosok menyeramkan itu ternyata Iva Sadili, pimpinan Marketing dan Event Nyata Media, yang penampilannya berubah drastis berkat tangan dingin Oppa Adams.

Makeup artist (MUA) yang juga dikenal sebagai penata rambut, perancang busana, dan pelatih kecantikan ini memang memiliki keahlian khusus dalam special effects makeup atau tata rias efek khusus. Keahliannya memungkinkan seseorang diubah menjadi karakter hantu, monster, hingga makhluk fantasi yang terlihat nyata.

Menariknya, untuk menyulap Iva menjadi Annabelle, Oppa tidak menggunakan peralatan prostetik yang rumit. Ia justru mengandalkan perlengkapan makeup kecantikan yang relatif mudah ditemukan.

| Baca Juga: Uci Flowdea Bagikan Cara Menikmati Hidup Lewat Self-Love

“Makeup effect yang saya terapkan ini paling simpel. Kita nggak perlu menyiapkan alat-alat untuk prostetik dan special effects. Karena hanya membutuhkan foundation, bedak, bulu mata, lipstik, pensil, eyeliner, dan softlens,” ungkap Oppa saat ditemui di sela-sela proses merias.

Menurutnya, kunci membentuk karakter boneka berhantu terletak pada permainan warna dan penegasan bagian wajah tertentu.

“Kita gelapkan mata dan pertebal garis pipi. Karena ini karakter boneka, dan boneka itu pasti chubby,” jelasnya.

Untuk menambah kesan menyeramkan, Oppa juga mengaplikasikan efek darah di sekitar mulut Iva. Darah buatan tersebut tidak dibuat sembarangan, melainkan menggunakan bahan yang aman.

| Baca Juga: Bukan Cuma Rasa, Sisca Soewitomo Bongkar 3 Syarat Makanan Enak yang Bikin Laris Manis

“Kalau saya buat darah itu dari gula jagung. Pewarnanya dari warna makanan yang kita sesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya darah segar, darah sudah lama, ungu, hitam, dan lainnya,” tutur Oppa.

Dengan teknik tersebut, proses transformasi Iva menjadi Annabelle hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam. Bahkan, menurut Oppa, pengerjaannya bisa jauh lebih cepat jika tidak diselingi obrolan.

“Tapi kalau tidak diajak ngobrol, nggak sampai 15 menit sudah selesai sebenarnya,” katanya sambil tertawa.

Kemampuan Oppa Adams dalam menciptakan karakter menyeramkan menjadi semakin dibutuhkan menjelang perayaan Halloween yang jatuh setiap 31 Oktober.

Karakter Annabelle polesan makeup Oppa Adams. Foto: Nyata/Vivia Media


Setiap memasuki periode tersebut, ia biasanya menerima berbagai permintaan makeup untuk acara bertema horor. Karakter yang dibuat pun beragam, mulai dari wajah penuh luka, efek darah, hingga penampilan makhluk menyeramkan dengan detail yang disesuaikan kebutuhan klien.

“Lumayanlah sudah ada beberapa permintaan untuk Halloween,” ujarnya.

Ketika jadwal pekerjaan sedang longgar, Oppa juga kerap mengikuti kompetisi kostum Halloween yang diselenggarakan klub, hotel, dan sejumlah tempat hiburan.

Bukan sekadar ikut meramaikan acara, ia bahkan pernah membawa pulang hadiah puluhan juta rupiah berkat kreativitasnya menciptakan karakter yang tidak biasa.

| Baca Juga: Jangan Cuma Cium Aroma Awal! Kenali Top, Middle, dan Base Notes Parfum Supaya Tidak Salah Beli

“Kalau lagi iseng ya aku ngamen ikut lomba-lomba aja. Kayak kemarin aku menang menampilkan hantu Corona (Covid-19), dapat hadiah Rp20 jutaan,” ungkapnya.

Ada satu keuntungan lain yang membuat Oppa bisa menikmati hadiah tersebut secara utuh. Ia tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa model karena dirinya sendiri menjadi objek eksperimen makeup.

“Aku makeupin diriku sendiri, jadi hadiahnya utuh buatku. Enggak perlu bayar model,” katanya sambil tertawa.

Perjalanan Oppa Adams hingga dikenal sebagai ahli special effects makeup ternyata tidak terjadi dalam semalam. Sebelum mendalami dunia tata rias efek khusus, ia lebih dahulu berkecimpung dalam beauty makeup, termasuk makeup pengantin atau wedding.

Proses makeup ke karakter Annabelle. Foto: Nyata/ Vivia Media

Namun, pekerjaan tersebut diakuinya bukan bidang yang benar-benar sesuai dengan minatnya. Makeup pengantin justru menjadi batu loncatan sebelum akhirnya menemukan dunia yang lebih menarik baginya.

Titik balik itu datang pada 2022 ketika Oppa mengikuti kompetisi dari sebuah rumah produksi (PH) untuk membuat ulang karakter hantu dari film mereka.

Hasil karyanya berhasil meraih juara pertama. Bahkan, karakter yang dibuatnya kemudian digunakan oleh pihak rumah produksi tersebut.

Dari kompetisi itu, peluang demi peluang mulai terbuka. Ia berkenalan dengan produser dan rumah produksi lain hingga akhirnya semakin banyak terlibat dalam proyek film.

| Baca Juga: Awas Bahaya Kuman! Ini Tips Aman Mencoba Tester Makeup di Mall

Ketika ditanya apakah alasan finansial turut memengaruhi keputusannya mendalami special effects makeup, Oppa tidak menampik bahwa bidang tersebut menawarkan peluang penghasilan lebih besar.

“Kenapa saya sekarang lebih sering di special effects? Karena cuannya lebih besar dari beauty makeup,” ujarnya tersenyum.

Meski demikian, besarnya bayaran sebanding dengan tingkat kesulitan, kebutuhan bahan, serta waktu pengerjaan yang diperlukan untuk menghasilkan efek yang meyakinkan.

Bagi masyarakat yang ingin tampil berbeda saat Halloween, jasa Oppa Adams bisa menjadi salah satu pilihan untuk mewujudkan karakter horor sesuai keinginan.

| Baca Juga: Bukan Cuma Bumbu Masak, Ini Manfaat Daun Salam untuk Perawatan Rambut Rumahan

Namun, biaya yang perlu disiapkan bergantung pada tingkat kerumitan makeup dan bahan yang digunakan.

Oppa enggan merinci daftar tarif jasanya. Ia hanya menyebut harga paling murah untuk satu karakter dimulai dari sekitar Rp300 ribu.

“Tapi kalau sudah mulai effect, sudah pakai prostetik, lateks, itu bisa sampai Rp10 juta,” jelasnya.

Penggunaan prostetik dan lateks memang membutuhkan proses lebih panjang. Bahan-bahan tersebut digunakan untuk membentuk bagian wajah atau tubuh tertentu sehingga penampilan aktor dapat berubah menjadi monster, hantu, alien, hingga sosok berusia lanjut.

Hasil polesan Oppa Adams membuat karakter Annabelle menggunakan makeup yang simpel. Foto: Nyata/Vivia Media

Menariknya, sebagian besar bahan untuk menciptakan efek tersebut dibuat sendiri oleh Oppa bersama timnya. Proses pembuatan cetakan dan persiapan karakter bahkan dapat memerlukan waktu lebih lama dibandingkan proses aplikasi saat syuting.

“Semua bahan kita buat sendiri, makanya waktu preparation-nya lebih panjang untuk mencetaknya. Jadi pas syuting tinggal tempel aja,” terangnya.

Meski enggan membocorkan formula dan teknik pembuatan prostetik yang menjadi rahasia dapurnya, Oppa memastikan aspek keamanan tetap menjadi perhatian.

“Bahannya dari apa aja, bikinnya bagaimana, itu rahasia dapur. Yang jelas semua bahan yang kita buat aman buat aktornya. Kan ada tes makeup juga yang bisa kita sesuaikan dengan kenyamanan aktor,” paparnya.

| Baca Juga: Tantangan Fisik Tanta Ginting, Chika Waode dan Amel Carla Saat Syuting Film 'Ghosthing'

Di luar pesanan Halloween dan acara khusus, Oppa Adams juga telah terlibat dalam sejumlah produksi film, terutama film horor.

Beberapa judul yang pernah melibatkan dirinya antara lain Kromoleo, Rawarontek, Setan Botak di Jembatan Ancol, Mata Iblis, Ghosthing, hingga Beneran Horor.

Dalam produksi film, pekerjaannya tidak hanya terbatas pada makeup. Ia juga menangani wardrobe dan kebutuhan special effects sesuai karakter dalam cerita.

Berbeda dengan jasa makeup untuk individu atau acara, pengerjaan special effects makeup untuk film umumnya dihitung berdasarkan proyek atau judul film. Besaran anggaran ditentukan oleh jumlah karakter, tingkat kesulitan, serta banyaknya penggunaan bahan prostetik dan lateks. “Semakin banyak pakai prostetik dan lateks, semakin mahal,” ungkapnya. (*)

1 2 3 4 SHOW ALL

Tags: