Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Demi Lovato tak lagi memandang pemulihan gangguan makan sebagai sesuatu yang harus berakhir dengan kesembuhan sempurna.

Penyanyi berusia 34 tahun itu mengaku masih berjuang membangun hubungan yang lebih sehat dengan makanan dan tubuhnya.

Perjuangannya menghadapi anoreksia dan bulimia bahkan telah berlangsung sejak usia delapan tahun, jauh sebelum ia mencari perawatan pada usia 18 tahun.

Meski begitu, ia kini belajar menerima diri sendiri, termasuk ketika rasa percaya dirinya sedang tidak baik-baik saja.

| Baca Juga: Before-After Ariana Grande Jadi Sorotan, Benarkah Mengidap Anoreksia? Ini Faktanya

Demi Lovato Tak Merasa Pulih Sepenuhnya

Dalam podcast 'Street You Grew Up On' bersama Kerry Washington yang dirilis pada Rabu (14/10/2026), Demi bercerita bahwa perjuangannya menghadapi gangguan makan belum sepenuhnya selesai.

"Aku belum berada di titik ketika merasa sudah benar-benar pulih. Aku rasa makanan akan menjadi perjuangan seumur hidupku, tetapi perjuangan itu bisa dikelola," ujar Demi pada Rabu (14/10/2026).

Ia juga mengakui masih mengalami hari-hari ketika sulit menyukai bentuk tubuhnya sendiri. Namun, kini ia berusaha menerima kondisi tersebut tanpa terus-menerus mengkritik penampilannya.

"Beberapa hari aku tidak menyukai tubuhku, tetapi ada juga hari-hari ketika aku bisa menerimanya," ungkapnya dalam percakapan tersebut.

| Baca Juga: Tampil Makin Kurus, Jenna Ortega Disebut ‘The Next Ariana Grande’

Berawal dari Usia Delapan Tahun

Demi menelusuri masalahnya dengan makanan hingga usia sekitar delapan tahun, ketika adik perempuannya, Madison De La Garza, lahir.

Ia menjelaskan bahwa perubahan perhatian di dalam keluarga ikut memengaruhi cara dirinya menghadapi emosi saat kecil.

Demi mengaku sempat melampiaskan perasaan dengan makan berlebihan. Saat beranjak remaja, ia mulai mengalami anoreksia, kemudian bulimia. Ia baru mencari perawatan untuk gangguan makan tersebut ketika berusia 18 tahun.

Pengalaman panjang itu membuatnya memahami bahwa pemulihan bukan sekadar soal angka berat badan. Ia juga ingin berhenti mengukur harga dirinya berdasarkan penampilan fisik.

| Baca Juga: Makin Kurus, Penampilan Terbaru Ejae 'KPop Demon Hunters' Bikin Pangling

Takut Naik Panggung karena Berat Badan

Perjalanan tur 'It's Not That Deep' pada 2026 menjadi salah satu ujian bagi Demi. Sebelum tampil, ia mengaku sempat mengalami kenaikan berat badan dan takut penonton akan mengomentari penampilannya.

"Aku sempat mengalami kenaikan berat badan sebelum tur, merasa stres, dan berpikir tidak ingin naik panggung," tuturnya.

Meski ketakutan itu muncul, Demi akhirnya tetap tampil. Respons penonton memberinya pelajaran bahwa kecintaan penggemar tidak bergantung pada ukuran tubuhnya.

Mereka tetap menikmati pertunjukan dan menangis haru ketika ia bernyanyi.

| Baca Juga: Terlalu Kurus Hingga Tulang Menonjol, Ariana Grande Baik-baik Saja?

Buku Resep Jadi Bagian dari Proses Pemulihan

Demi juga membagikan pengalamannya melalui buku resep pertamanya, 'One Plate at a Time: Recipes for Finding Freedom with Food', yang diterbitkan Flatiron Books.

Buku ini berisi lebih dari 80 resep, mulai dari hidangan sehari-hari, salad, sup, makanan rumahan, hingga makanan yang terinspirasi hidangan cepat saji.

Dilansir dari People, memasak bersama teman membantu Demi merasa lebih nyaman dengan makanan. Ia ingin bukunya membantu pembaca menikmati proses memasak tanpa tuntutan harus sempurna.

Buku tersebut tersedia sejak 17 Maret 2026 dan dapat dipesan melalui situs resmi penerbit.

| Baca Juga: Gegara Unggahan Instagram, Suga BTS Dirumorkan Pacaran dengan Aktris Go Ara

Selain musik dan buku, Demi Lovato juga kembali sebagai Mitchie Torres sekaligus produser eksekutif 'Camp Rock 3', yang tayang pada Agustus 2026.

Kisahnya menunjukkan bahwa ia terus berkarya sembari menjalani proses pemulihan sesuai kemampuannya. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: