Osteoporosis Mengintai Tanpa Gejala, Kesehatan Tulang Perlu Dijaga Sejak Muda
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleDiagnosis Lewat Pemeriksaan Kepadatan Tulang
Karena tanpa gejala, kondisi tulang tidak bisa dinilai dari ada atau tidaknya rasa sakit. Pemeriksaan yang lazim digunakan adalah dual-energy X-ray absorptiometry (DXA), yakni sinar-X dosis rendah untuk mengukur kepadatan mineral tulang, umumnya pada tulang belakang dan panggul.
Diagnosis tidak ditentukan dari satu angka. Dokter juga mempertimbangkan usia, riwayat kesehatan, dan faktor risiko pasien. Pemeriksaan laboratorium, seperti kadar kalsium, fosfor, dan alkaline phosphatase, dapat diperlukan untuk menelusuri penyebab lain. Orang dengan faktor risiko disarankan berkonsultasi untuk menentukan perlu tidaknya DXA dan waktu pemeriksaannya.
Mulai Menabung Massa Tulang di Usia 20-an
Pencegahan tidak perlu menunggu usia lanjut. Kebiasaan menjaga tulang sebaiknya dibangun sejak usia 20-an.
“Aktivitas yang memberikan beban pada tulang, seperti berjalan kaki, menaiki tangga, dan latihan kekuatan, dapat membantu mempertahankan kesehatan tulang sekaligus memperkuat otot. Jenis olahraga perlu disesuaikan dengan usia, kemampuan, dan kondisi kesehatan,” ujar dr. Rizky.
| Baca Juga: Momen World Sight Day, 101 Pasien Katarak Dapat Operasi Gratis hingga Akhir 2026
Asupan kalsium dan vitamin D juga penting, karena vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Kalsium bisa diperoleh dari susu, keju, dan yoghurt, sedangkan vitamin D dari ikan berlemak dan paparan sinar matahari yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan serta perlindungan kulit. Rokok perlu dihentikan, sementara alkohol dan kafein berlebihan dihindari.
Suplemen Bukan Pengganti Pola Makan
Suplemen kalsium dan vitamin D tidak dibutuhkan semua orang dan tidak menggantikan pola makan seimbang. Penggunaannya perlu mengikuti kebutuhan serta rekomendasi dokter. Pada pasien tertentu, dokter dapat meresepkan obat untuk memperlambat kehilangan tulang, atau mempertimbangkan terapi penggantian hormon setelah menopause.
Penanganan osteoporosis juga berfokus pada pencegahan patah tulang, antara lain dengan menjaga kekuatan otot, melatih keseimbangan, dan mengurangi risiko jatuh di rumah, terutama bagi lansia.
Pilihan Makanan dan Minuman







