Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Randy Pangalila harus mempelajari banyak hal baru saat mendapat peran sebagai dokter muda bernama Tobi dalam film horor Begu Ganjang. Ia bahkan mengikuti pelatihan di rumah sakit untuk memahami cara kerja tenaga medis, termasuk prosedur pertolongan pertama dan resusitasi jantung paru (RJP).

Bagi Randy, memerankan dokter menjadi pengalaman baru karena sebelumnya ia belum pernah memainkan karakter dengan profesi tersebut. Ia merasa perlu memahami pekerjaan dokter secara langsung agar bisa membawakan tokohnya dengan tepat.

Dalam pelatihan itu, Randy mempelajari prosedur penanganan pasien sejak pertolongan pertama hingga proses masuk ke instalasi gawat darurat (IGD). Ia juga harus menghafal istilah medis sekaligus memahami arti dan penggunaannya.

"Jadi kita tuh memang benar-benar melihat bagaimana proses mulai dari first aid, mulai dari RJP, sampai bagaimana sih protokol-protokol yang harus kita lakukan untuk orang yang mau masuk ke IGD," tuturnya.

| Baca Juga: Hampir Setahun Vakum Akting, Rama Michael Kini Terjun Jadi Produser Film

Kesulitan lain yang dihadapi Randy adalah penyebutan istilah medis. Menurutnya, seorang aktor yang memerankan dokter harus memahami istilah yang diucapkan, bukan sekadar menghafalnya untuk kebutuhan adegan.

"Lumayan susah untuk penyebutan-penyebutannya. Dan kita kan nggak bisa cuma sekadar menyebutkan, tetapi kan juga harus tahu artinya," ujar Randy.

Ia juga berusaha mengenal kehidupan dokter di luar ruang praktik. Randy mencari tahu tentang tekanan pekerjaan, hubungan senioritas, hingga tantangan yang dihadapi dokter muda ketika mulai menjalani profesinya.

"Jadi kayak kita tuh ngobrol sama dokter, jadi kita tuh tahu di dalamnya gitu bahwa ternyata, oh, menjadi seorang dokter itu berat ya di sini," katanya.

| Baca Juga: Tissa Biani Wujudkan Mimpi Masa Kecil Setelah Bintangi 'Oki dan Nirmala'

Keseriusan Randy mempersiapkan karakter Tobi tak lepas dari ketertarikannya terhadap cerita Begu Ganjang. Setelah mendapat tawaran dari Rama Michael selaku produser, ia berkomunikasi dengan dr. Ferdiriva Hamzah, penulis novel yang menjadi sumber cerita film tersebut. Randy juga membaca novel dan komiknya untuk memahami latar belakang cerita.

"Yang membuat aku sangat-sangat tertarik, yang pertama, ini bukan cerita yang tiba-tiba ada. Ini ceritanya memang sudah ada novelnya, dan sudah ada komiknya," ucap Randy.

Dalam film bergenre horor misteri medis ini, Tobi digambarkan sebagai dokter muda yang mengandalkan penjelasan ilmiah dan tidak percaya pada hal-hal mistis. Pandangannya mulai diuji ketika ia bekerja di Rumah Sakit Rotua, Sumatera Utara, dan menghadapi serangkaian kematian pasien yang sulit dijelaskan secara medis.

Situasi semakin rumit ketika Lena, kekasih Tobi yang berprofesi sebagai dokter residen kejiwaan, ikut menjadi korban teror. Tobi harus mencari tahu kaitan kejadian tersebut dengan legenda Begu Ganjang yang dikenal dalam folklor masyarakat Batak.

| Baca Juga: Usai ‘Reacher 4’, Agnez Mo Siap Bintangi Film ‘C.L.A.Y.’ Bersama Nicolas Cage

Karakter Tobi juga memiliki latar belakang kelam. Trauma masa kecil akibat kebakaran yang merenggut kedua orang tuanya menjadi bagian dari kisah hidup tokoh tersebut.

Film Begu Ganjang diadaptasi dari novel karya dr. Ferdiriva Hamzah yang terbit pada 2017. Novel tersebut dilaporkan telah terjual lebih dari 50.000 eksemplar dan mencapai cetakan keempat.

Delapan Entertainment Studios mengumumkan produksi film ini pada 19 Oktober 2026. Rama Michael bertindak sebagai produser sekaligus produser eksekutif, sementara Randy Pangalila akan beradu akting dengan Alexandra Gottardo, Dwi Sasono, Omara Esteghlal, Nasya Marcella, dan Shakeel Fauzi. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: