Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Omara Esteghlal memiliki alasan tersendiri saat menerima tawaran bermain dalam film horor Begu Ganjang. Kekasih Prilly Latuconsina tersebut tertarik dengan cerita yang mempertemukan kepercayaan terhadap hal mistis dan pemikiran logis dalam menghadapi sesuatu yang sulit dijelaskan.

Ketertarikan itu berawal dari cerita yang diangkat film tersebut. Menurut Omara, kisah dari daerah yang belum banyak dibicarakan bisa memberikan warna berbeda bagi film horor Indonesia.

“Aku benar-benar melihat dari cerita. Kalau aku suka ceritanya, go,” ujar Omara saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat

Selain mengangkat cerita lokal, Begu Ganjang juga menawarkan persoalan yang membuat Omara penasaran, yakni perdebatan antara logika dan kepercayaan terhadap hal-hal mistis.

| Baca Juga: Randy Pangalila Dalami Dunia Kedokteran untuk Perankan Dokter di Film 'Begu Ganjang'

“Salah satu pertimbangan aku tadi yang aku sebutin ini tentu cerita daerah yang jarang diobrolin. Dan kedua juga aku sangat tertarik dengan adanya debat antara logika dan hal yang takhayul atau superstisi,” ungkapnya.

Menariknya, tema tersebut memiliki kaitan dengan cara Omara menghadapi rasa takut. Ia mengaku termasuk orang yang mudah merasa takut ketika berhadapan dengan sesuatu yang berbau mistis. Namun, ia berusaha mengatasi perasaan tersebut dengan mencari penjelasan yang masuk akal.

“Lucunya kenapa aku mau masuk film ini, satu hal yang aku lakukan ketika rasa takut itu lari ke logika. ‘Ah enggak mungkin dong, secara logis enggak mungkin’ karena itu makanya aku tertarik jadi ada sisi antara mistis dan logika,” kata Omara sambil tertawa.

Kebiasaan tersebut membuat Omara merasa dekat dengan persoalan yang diangkat dalam film garapan ini. Baginya, ketakutan bisa memunculkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi, sekaligus mendorong seseorang untuk mencari penjelasan rasional.

| Baca Juga: Hampir Setahun Vakum Akting, Rama Michael Kini Terjun Jadi Produser Film

Melalui Begu Ganjang, Omara melihat peluang untuk terlibat dalam film horor dengan cerita yang memiliki persoalan lebih luas daripada sekadar menghadirkan adegan menyeramkan.

Pertemuan antara kepercayaan masyarakat terhadap mitos dan cara berpikir logis menjadi daya tarik yang ingin ia eksplorasi. Apalagi, cerita daerah memberikan ruang untuk mengenalkan kisah yang mungkin belum banyak diketahui penonton. (*)

Tags: