Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Kenyamanan tersebut terjalin berkat komunikasi terbuka tanpa rasa takut saling menggurui, ditambah kehadiran konsultan intimasi (intimacy coordinator) di lokasi syuting untuk memastikan setiap batas adegan disepakati bersama.

"Kita punya konsultan intimasi kan. Kalau aku bebas, aku bilang: 'Boleh, pokoknya tanya juga ke Beninya. Kalau Beninya nyaman, aku oke.' Ternyata Beni juga gitu, kalau Tikanya nyaman ya enggak apa-apa. Jadi alhamdulillah, puji Tuhan semua berjalan lancar," jelas Tika menimpali.

Bukan Murni Film Komedi

Meski diperkuat oleh figur-figur yang lekat dengan dunia komedi, film ini ditegaskan bukan bergenre komedi murni. Sosok Ale digambarkan tengah menghadapi depresi dan keterpurukan hidup, sehingga celetukan atau dinamika yang mengundang tawa justru hadir secara organik dari getirnya situasi hidup.

"Komedinya tipis-tipis, tapi kebanyakan bukan dari Ale. Kalau film komedi kan kadang-kadang harus ada komedi, ini enggak. Kita enggak bertujuan untuk membuat komedi, tapi itu kayaknya situasi-situasi dalam hidup yang memang akhirnya jadi lucu," papar Beni.

Tertawa di Awal, Berujung 'Kena Mental'

Menanggapi respons sebagian penonton yang tertawa saat menyaksikan penayangan perdana trailer, Beni dan Tika Panggabean menilai reaksi tersebut adalah fase awal sebelum pesan sesungguhnya meresap ke dalam pikiran penonton.

Kata-kata yang terkesan menggelitik pada pandangan pertama sejatinya menyimpan tamparan emosional yang sangat mendalam.

"Aku tuh sering lihat ada beberapa adegan di film yang aku ketawa tapi akan berujung kayak nusuk, lebih ke kayak dalam banget gitu lho," ujar Benedictus.

| Baca Juga: Tissa Biani Wujudkan Mimpi Masa Kecil Setelah Bintangi 'Oki dan Nirmala'

Ia meyakini, kalimat-kalimat yang dilontarkan Mami Luis kepada Ale akan meninggalkan jejak perenungan bagi siapa saja yang menyaksikannya.

"Aku rasa kata-katanya Mami Luis itu nanti ketika di film, penonton mungkin akan ketawa kayak di trailer. Tapi di ujung kata-kata itu ketika dia sudah dapat di pikirannya, bakal kayak: 'Bener juga ya," pungkas Beni.

1 2 3

Tags: