Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Film ‘Red Before Dawn’ resmi memulai perjalanan mereka di Tokyo International Film Festival 2026. Sutradara dan jajaran pemerannya diketahui telah tiba di Jepang.

Hal tersebut diketahui dari unggahan terbaru Instagram salah seorang pemerannya, Tissa Biani. Ia membagikan video sesi red carpet mereka.

Meski hujan mengguyur, hal tersebut tidak melunturkan senyum Garin Nugroho selaku sutradara serta jajaran pemeran, yaitu Nicholas Saputra, Laura Basuki, Tissa Biani, dan Nagra Pakusadewo.

| Baca Juga: Film Garin Nugroho 'Merah Sebelum Fajar' Wakili Indonesia di Tokyo International Film Festival

“Tokyo International Film Festival 2026 with ‘Red Before Dawn’ team! Alhamdulillah. Thanks to Allah SWT,” tulis Tissa di keterangan unggahan.

Kolom komentar unggahan tersebut dibanjiri ucapan selamat dan ungkapan bangga dari netizen serta rekan sesama artis. Kekasih Tissa, Dul Jaelani, turut memberikan dukungannya.

“Proud of you,” tulis putra bungsu Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu.

Sementara itu, sebelumnya Tissa terpantau membagikan momen keberangkatannya ke Jepang, di mana Dul turut mengantarnya di bandara.

Menariknya, Tissa tidak sengaja bertemu dengan para pemain dan produser film ‘Agak Laen’, yaitu Boris Bokir, Indra Jegel, Oki Rengga, serta Ernest Prakasa.

| Baca Juga: Selain Teuku Ryan, Pemeran 'Agent Kim Reactivated' Ini Juga Mirip Artis Indonesia

“Niat ke Jepang buat brainstorming, eh pakai tanpa sengaja sepesawat sama Tissa. Emang sudah kagak boleh lepas ya Agak Laen Angel ini,” tulis Ernest Prakasa dalam unggahan Instagram Story.

Film ‘Red Before Dawn’ Goes International

Film dengan judul alternatif ‘Merah Sebelum Fajar’ itu menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang terpilih untuk berkompetisi dalam kategori Main Competition di Tokyo International Film Festival 2026. Film itu akan bersaing dengan 14 judul lainnya.

Dalam keterangan resminya, Garin Nugroho mengungkap ketertarikannya mengangkat tema era awal kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, periode tersebut menyimpan banyak sisi kemanusiaan yang menarik untuk diangkat ke layar lebar.

“Saya tertarik kembali ke tahun-tahun awal kemerdekaan karena masih banyak pengalaman manusia dari masa itu yang belum hadir di layar,” ucapnya, Rabu (7/10/2026).

| Baca Juga: Endy Arfian Ungkap Tantangan Perankan Tokoh Kembar di Film 'Kembar Tak Sama'

“Dalam ‘Merah Sebelum Fajar’, kami membangun sebuah perjalanan untuk melihat Indonesia pada masa yang penuh perubahan. Saya senang film ini akan bertemu penonton untuk pertama kalinya di Tokyo,” sambungnya.

Film ‘Merah Sebelum Fajar’ berlatar belakang Indonesia pada tahun 1946. Ceritanya berfokus pada lima orang yang bersama-sama melintasi medan berat untuk mengantar sebuah dokumen penting dari Sumatera ke Yogyakarta.

Setelah melakukan penayangan perdana dunia di Tokyo International Festival pada 27 Oktober 2026, film ‘Red Before Dawn’ akan rilis di bioskop Indonesia pada Januari 2027. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: