Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Pevita Pearce tak membutuhkan waktu lama untuk menerima tawaran bermain dalam film Gasigogi. Setelah membaca naskahnya selama sekitar satu setengah jam di pesawat dalam perjalanan dari Kuala Lumpur (KL) menuju Jakarta, ia langsung merasa cerita tersebut cocok untuk dirinya.

Pengalaman itu bahkan membuat Pevita menangis tanpa disadari. Ia begitu larut mengikuti kisah yang tertulis dalam naskah hingga menarik perhatian pramugari yang menghampirinya untuk menanyakan keadaannya.

“Ketika aku terima naskah ini, aku ingat saat baca di pesawat dari KL mau ke Jakarta, aku baca dari nangis netes-netes sampai kejar,” kata Pevita saat ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Pevita, pengalaman membaca naskah Gasigogi terasa berbeda dibandingkan proyek film yang pernah ia kerjakan sebelumnya. Ia bisa membayangkan setiap detail cerita dan memahami perjalanan karakter yang ada di dalamnya.

| Baca Juga: Tiket Jakarta World Cinema 2026 Sudah Dibuka, 207 Film Kelas Festival Siap Ditonton

“Pas aku baca naskah itu, aku tau ini cocok buat aku, mau seperti apa situasinya ini proyek bagus, itu yang ga bikin aku pikir panjang,” jelasnya.

Dalam film garapan sutradara asal Korea Selatan, Lee Hwan-kyung, tersebut, Pevita memerankan karakter Tania. Ia belum bersedia mengungkapkan lebih jauh mengenai peran yang dimainkannya.

Gasigogi mengangkat kisah Jiwa, karakter yang diperankan Vino G. Bastian, seorang ayah yang berjuang menyelamatkan putranya, Juna, yang mengidap kanker darah. Cerita ini menggambarkan perjuangan seorang ayah dalam menghadapi situasi sulit demi anaknya.

Judul Gasigogi sendiri terinspirasi dari ikan stickleback. Ikan jantan dari spesies ini dikenal menjaga telur-telurnya dari ancaman predator, bahkan dengan mempertaruhkan keselamatannya sendiri. Perilaku tersebut menjadi dasar cerita tentang pengorbanan orang tua dalam film ini.

| Baca Juga: Tika Panggabean Puji Kecerdasan Benidictus Siregar di Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'

Persiapan film masih berlangsung melalui pembacaan naskah bersama para pemain. Proses tersebut dilakukan secara mendalam dengan membahas satu hingga dua adegan selama berjam-jam dalam sehari.

Vino G. Bastian mengatakan, metode yang diterapkan Lee Hwan-kyung membuat para pemain memiliki waktu lebih banyak untuk memahami karakter dan menggali setiap adegan.

1 2

Tags: