Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Kepergian Syabila Rizkia Putri Raharjo, atlet selam asal Jepara yang gugur saat lomba di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) membuat banyak orang berduka. Namun yang paling berduka tentu keluarga.

Ayah Syabilla, Ajar Triharjo mengungkapkan, kepergian mendadak putrinya jadi pukulan berat. Malam menjelang kepergian mahasiswa Psikologi UGM untuk selamanya, Ajar Tri masih mendampingi di hotel.

Dia bahagia melihat semangat Syabila menyiapkan diri. ”Hari Kamis saya dampingi saat persiapan. Saya menemaninya di hotel, nginap malam itu,” ucap Ajar Tri.

| Baca Juga: 21 Atlet Muda Indonesia Sabet Emas di Asian Music Games Malaysia 2026

Namun Ajar Tri, malam itu dia sempat menangkap perubahan pada raut wajah putrinya. Hanya dia tidak bisa menjelaskan apa yang dia rasakan.

Esok hari, Ajar Tri pulang ke Kudus. Dia sempat berpamitan kepada putrinya. ”Nduk, Ayah pulang dulu ya. Kamu istirahat. Ayah pulang, nanti hari Minggu Ayah datang lagi untuk melihat lomba selam laut,” kenang Ajar Tri.

Benar adanya, pada Minggu (25/10) kembali mengunjungi putrinya dan berjanji mendampingi saat perlombaan. Dalam pertemuan itu Ajar Tri menatap wajah anak berulang-ulang.

| Baca Juga: Bukan Sekedar Jago Main Gim, Ini Alasan Tubuh Atlet Esports Harus Dilatih

Syabilla terlihat berbeda dari biasanya, seolah menyimpan beban tersendiri menjelang perlombaan. Di tengah situasi tersebut, Syabilla melontarkan pertanyaan yang kini menjadi kenangan mendalam bagi sang ayah.

”Ayah, Syabilla kalau nanti finish, Ayah pasti nangis, kan? Ayah pasti nangis kan, kalau Syabilla finish?” ucap Ajar, menirukan ucapan putrinya.

Ajar Tri mengaku, kaget mendengar ucapan Syabila. Dia mencoba berpikir mungkin tantangan perlombaan cukup berat. Namun dia menjawab, bahwa dirinya

pasti menangis, apabila sang buah hatinya berhasil mencapai garis finish.

1 2 3

Tags: