Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Di usia 11 tahun, Gempita Nora Marten atau Gempi menambah pengalaman baru di luar dunia hiburan.

Putri Gading Marten dan Gisella Anastasia itu debut sebagai penulis cilik setelah cerita berjudul 'Penghancur Hutan' terpilih menjadi judul utama dalam buku komik KKPK bersama tujuh karya anak lainnya.

Kabar membanggakan tersebut dibagikan Gisel melalui akun Instagram @gisel_la pada Rabu (28/10/2026).

Ia mengungkapkan bahwa karya Gempi awalnya dibuat sebagai tugas Bahasa Indonesia di sekolahnya, Sampoerna Academy BSD.

| Baca Juga: Bukan Sekadar Lari, Ini Rahasia Gisel Bisa Finis Chicago Marathon di 4 Jam 46 Menit

"Bangga dan terharu! Berawal dari tugas Bahasa Indonesia di sekolah Gempi, cerita Gempi terpilih menjadi salah satu dari 8 cerita anak yang diangkat menjadi buku komik oleh Kecil-Kecil Punya Karya @kkpkmizan," tulis Gisel.

Buku tersebut merupakan hasil workshop menulis KKPK dalam rangka Bulan Bahasa 2025. Selain Gempi, tujuh siswa lainnya yang karyanya terpilih adalah Anansa Gratia, Bentley Tham, Daffa, Keavy, Kyorie, Michelle, dan Rayden.

Cerita Penghancur Hutan Ikut Menyoroti Lingkungan

Hal yang membuat Gisel semakin terharu adalah tema cerita putrinya.

Meski ditulis sejak tahun lalu dan tidak berkaitan dengan situasi lingkungan yang sedang terjadi belakangan ini, 'Penghancur Hutan' terasa relevan dengan kondisi tersebut.

| Baca Juga: Surfer Girl! Momen Kompak Gempi dan Gading Marten Main Selancar Air di Bali

"Selain terpilih menjadi judul utama komik kali ini, cerita Gempi yang berjudul 'Penghancur Hutan' yang sebenarnya dibuat dari tahun lalu ini terasa relate dengan kondisi lingkungan yang sedang terjadi belakangan," ungkap Gisel.

"Meskipun ceritanya sudah dibuat jauh sebelumnya, dan sebenarnya tidak berkaitan dengan situasi sekarang," tambahnya.

Kisahnya mengikuti Lola yang sedang berlibur bersama ayahnya. Petualangan mereka berubah saat keduanya tersesat di hutan lebat dan bertemu rusa misterius yang memahami bahasa manusia.

Rusa itu kemudian menunjukkan jalan menuju bangunan tua yang menyimpan rahasia.

| Baca Juga: Gisella Anastasia Ungkap Alasan Tetap Kompak dengan Gading Marten Setelah Cerai

Pembaca diajak mengikuti petualangan sekaligus mencari tahu identitas rusa tersebut dan rahasia di balik bangunan yang mereka temukan. Buku 'Penghancur Hutan' setebal 92 halaman diterbitkan Dar Mizan pada 2026.

Gading Marten Ikut Bangga

Gading turut menunjukkan rasa bangganya melalui kolom komentar unggahan Gisel. Ia memberikan apresiasi kepada Gempi dan tujuh penulis cilik lainnya yang berhasil menerbitkan karya bersama.

"Anak-anak hebat semua. Bisa dibeli di toko-toko buku juga, semoga Gempi sama teman-teman terus bisa berkarya," tulis Gading.

Peluncuran buku ini dikemas dalam acara 'Book Launch & Discussion: Penghancur Hutan', yang dihadiri para penulis cilik, orang tua, dan teman-teman mereka dari Sampoerna Academy BSD. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: