Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Selama ini, Maudy Koesnaedi lekat dengan sosok Zaenab yang lembut dan baik hati dalam serial 'Si Doel Anak Sekolahan'.

Namun, kali ini ia mengambil langkah berbeda dengan memerankan Sayap Hitam, seorang muncikari dalam pementasan teater 'Njonja Ati Soetji'.

Peran tersebut menjadi pengalaman pertamanya sebagai tokoh antagonis sekaligus kesempatan untuk mengeksplorasi sisi akting yang belum banyak ditunjukkannya kepada penonton.

Maudy mengaku menikmati kesempatan memerankan karakter yang bertolak belakang dengan peran-peran sebelumnya.

| Baca Juga: Pengakuan Cassandra Lee & Ryuken Lie: Mulai Cinlok Sampai Resmi Nikah Berawal dari Film 'Orang Sebelah'

Dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026, ia menyebut pengalaman tersebut sebagai tantangan baru dalam perjalanan kariernya.

"Baru pertama kali ini dikasih kepercayaan mendapatkan peran antagonis dan aku menikmati sekali," ujar Maudy.

Sayap Hitam merupakan karakter fiktif yang berprofesi sebagai muncikari, sosok yang terlibat dalam jaringan perdagangan manusia.

Untuk membangun karakternya, Maudy mengeksplorasi gerakan tubuh, ekspresi, dan intensitas akting agar karakternya terasa berbeda dari sosok protagonis yang biasa ia mainkan.

| Baca Juga: Anniversary ke-25, Maudy Koesnaedi dan Suami Recreate Foto Pernikahan 2001

Proses tersebut sempat membuatnya kelelahan. Ia juga menghadapi tantangan teknis ketika harus bergerak menggunakan kuku panjang sebagai bagian dari penampilan Sayap Hitam.

"Tantangannya melakukan gerakan-gerakan dengan kuku panjang tuh ternyata ribet ya,” kata Maudy sambil bercanda.

Cerita Njonja Ati Soetji Angkat Perjuangan Melawan Perdagangan Manusia

Poster Teater Njonja Ati Soetji. Foto: Instagram @regina_artmedia

Pertunjukan 'Njonja Ati Soetji' mengangkat kisah nyata Auw Tjoei Lan, perempuan keturunan Tionghoa yang memperjuangkan perlindungan perempuan dan anak-anak korban perdagangan manusia pada masa Hindia Belanda.

Pementasan produksi Regina Art ini dijadwalkan berlangsung pada 30-31 Oktober 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan.

| Baca Juga: Sir Patrick Stewart Meninggal di Usia 86 Tahun, Ini Perjalanan dari Teater hingga Hollywood

Joane Win memerankan tokoh utama Njonja Ati Soetji, sedangkan Tika Bravani tampil sebagai Noona Kneefel. Pertunjukan tersebut disutradarai Wawan Sofwan dengan naskah karya Endah D. Jenura.

Kisah ini mempertemukan perjuangan kemanusiaan dengan karakter-karakter yang menggambarkan eksploitasi.

Melalui panggung teater, penonton diajak mengenal kembali kiprah Auw Tjoei Lan yang mendedikasikan hidupnya untuk membantu kelompok rentan.

Pengalaman Maudy di Panggung Teater

Maudy bukan nama baru dalam seni pertunjukan teater. Pada 25 November 2025, ia tampil sebagai Nyi Ageng Serang dalam 'Monoplay Melati Pertiwi: Merajut Jejak Sejarah Perjalanan Bangsa' di Gedung Kesenian Jakarta.

| Baca Juga: Selain Teuku Ryan, Pemeran 'Agent Kim Reactivated' Ini Juga Mirip Artis Indonesia

Pertunjukan tersebut menghadirkan kisah enam pahlawan perempuan Indonesia.

Sebelumnya, pada Februari 2026, Maudy juga tampil dalam drama musikal 'Bukan Cinta Galih/Ratna' sebagai Wulan dewasa, sahabat Ratna.

Dalam pertunjukan yang digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta itu ia mendapat pengalaman berbeda karena harus mengikuti koreografi dan membawakan lagu-lagu bernuansa pop. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: