Mengejar Glass Skin ala Korea, Mengapa Perawatan Kulit Tak Bisa Disamaratakan?
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleMeski begitu, di lingkungan panas dan lembap, produk bertekstur terlalu berat dapat membuat sebagian orang makin berminyak. Pemilihan produk pun perlu disesuaikan dengan kebutuhan kulit, bukan meniru rangkaian perawatan negara lain.
Salah satu bahan yang lazim dipakai adalah asam hialuronat yang mampu mengikat air untuk menjaga kadar air kulit. Bahan ini ada pada produk topikal yang bekerja di permukaan kulit, juga pada prosedur skin booster yang berupa injeksi dan perlu dipertimbangkan berdasarkan kondisi kulit, tujuan, serta penilaian tenaga medis.
| Baca Juga: Yuki Kato Ungkap Cara Jaga Kulit Sehat di Tengah Aktivitas Padat
Rizky menekankan bahwa hidrasi memang penting, tetapi kulit tidak harus dibuat berminyak agar tampak berkilau.
Dengan demikian, mengejar glass skin tidak berarti harus menjalani prosedur tertentu. Pelembap yang sesuai, tabir surya, dan pemilihan produk berdasarkan kebutuhan tetap menjadi dasar perawatan harian.
Namun, bagi yang tertarik pada prosedur estetika, keinginan berkulit bercahaya saja tidak cukup menjadi dasar keputusan. Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika, dr. Artini Wijayanti Islami, Sp.DVE, FINSDV, menyebut setiap orang datang dengan kondisi kulit dan harapan berbeda.
Konsultasi menjadi langkah penting untuk menentukan apakah suatu perawatan memang diperlukan. Pemeriksaan membantu dokter menilai kondisi kulit dan menjelaskan hasil yang realistis, sebab perawatan untuk kulit yang ingin lebih halus belum tentu efektif untuk noda hitam atau jaringan parut.
| Baca Juga: Lebih Paham Skincare Dibanding Ayu Ting Ting, Bilqis Spill Produk untuk Jaga Kesehatan Kulit Remaja
Hal serupa berlaku untuk skin booster, yang tidak otomatis dibutuhkan hanya karena usia tertentu atau demi mengikuti tren. Artini menekankan pentingnya memahami tujuan tindakan, termasuk kemungkinan efek samping dan waktu pemulihan, sebelum memutuskan menjalaninya.
Dalam perawatan estetika, tindakan yang tepat tidak selalu berarti yang paling banyak atau paling intensif.
Pada akhirnya, kulit sehat tidak harus seragam atau mengikuti standar kecantikan yang sedang populer. Glass skin boleh menjadi inspirasi, tetapi kondisi kulit masing-masing tetap menjadi dasar menentukan perawatan. (*)







