Tegaskan Tak Dibayar, Willie Salim Minta Maaf Usai Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda 2026
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Kreator konten Willie Salim menyampaikan permintaan maaf setelah kehadirannya di acara Deklarasi Sumpah Pemuda 2026 memicu kontroversi. Ia menegaskan dirinya tidak menerima bayaran apa pun.
Klarifikasi tersebut disampaikan Willie melalui unggahan Instagram pribadinya pada Jumat (30/10/2026). Sementara unggahan sebelumnya terkait acara Sumpah Pemuda telah dihapus.
"Halo teman-teman, saya ingin menyampaikan penjelasan terkait kehadiran saya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda kemarin. Saya hadir karena mendapatkan undangan," jelasnya.
Pria berusia 24 tahun itu menyatakan dirinya tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara, serta tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apa pun.
| Baca Juga: Windah Basudara Soroti Raffi Ahmad dan Willie Salim Usai Acara di Bundaran HI 29 Oktober 2026, Ada Apa?
Kehadirannya murni untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang menyuarakan pendapat.
Namun, Willie menyadari bahwa tindakannya telah mengecewakan banyak pihak dan ia seharusnya lebih berhati-hati dalam memahami konteks kegiatan yang dihadirinya.

"Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf atas kurangnya ketelitian saya dan kekecewaan yang timbul dari kehadiran saya," tulisnya.
"Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijak, dan bertanggung jawab ke depannya," tambahnya.
| Baca Juga: Sunat di Usia 24, Willie Salim Diarak Keliling Naik Tandu Sisingaan
Willie Salim Hadir Bersama Raffi Ahmad
Willie Salim sempat membagikan sejumlah konten bersama Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, di acara Deklarasi Sumpah Pemuda 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada 29 Oktober 2026.
Diketahui, acara bertema 'Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia' tersebut diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya bersama sejumlah mahasiswa.
Kehadiran Willie memicu kritik publik lantaran ia diduga menjadi buzzer bayaran yang dimanfaatkan untuk kepentingan pencitraan pemerintah.
| Baca Juga: Wanda Hamidah Hingga Reza Rahadian Ikut Turun Demo di Jakarta 28 Oktober 2026
Diduga Dihadiri Mahasiswa Sewaan
Sementara itu, acara Deklarasi Sumpah Pemuda 2026 sendiri juga menjadi kontroversi karena keterlibatan sekelompok orang yang mengaku dibayar untuk berpura-pura menjadi mahasiswa.
Salah satu video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berjas almamater Universitas Dian Nusantara (Undira), yang mengaku bernama Dino, tampak kebingungan ketika ditanya soal asal kampusnya.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undira lantas membagikan video klarifikasi melalui Instagram @bem_undira pada Jumat (30/10/2026). Mereka menegaskan bahwa Dino bukan mahasiswa Undira.
Dino mengakui bahwa nama aslinya adalah Bayu Setiadi. Ia mengikuti acara karena dibayar.
"Saya mengikuti acara deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026 berdasarkan undangan dari komunitas dan saya dibayar," tuturnya. (*)







