Ayah Meghan Markle Terjerat Skandal Pornografi Anak, Ditemukan Gudang Berisi Konten Tidak Senonoh
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Ayah Meghan Markle, Thomas Markle Sr., terseret dugaan kepemilikan materi pornografi anak. Laporan terbaru dari media Inggris, Daily Mail, menyebut mertua Pangeran Harry itu menyewa gudang khusus yang berisi berbagai barang bermuatan konten tidak senonoh.
Dalam pemberitaan yang dirilis pada Jumat (30/10/2026), Daily Mail melaporkan temuan sebuah unit penyimpanan atas nama Thomas di Rosarito Beach, Meksiko, yang terbengkalai karena tunggakan pembayaran selama dua tahun.
Berdasarkan bukti tanda terima yang diperoleh, unit tersebut berukuran 5 kali 10 kaki atau sekitar 1,5 kali 3 meter dan disewa oleh Thomas pada 2017. Namun, ia berhenti melakukan pembayaran selama dua tahun terakhir.
Di dalam unit dilaporkan ditemukan majalah pornografi anak, klise foto yang menampilkan gambar anak-anak di pantai dengan nuansa voyeuristik (mengintip secara seksual), sejumlah foto hitam-putih anak tanpa busana.
| Baca Juga: Meghan Markle Buka Suara Usai Ayahnya Dilaporkan atas Dugaan Pornografi Anak
Ada juga satu foto yang memperlihatkan Thomas duduk bersama seorang anak perempuan di atas tempat tidur hotel.
Pria berusia 82 tahun itu juga diduga menyimpan 50 kaset dengan judul mencurigakan, seperti 'Boys-Brother and Sister-Russian XX' dan 'Manila Nites'.
Selain itu, ditemukan puluhan buku seputar perilaku penyimpangan seksual berjudul seperti 'Forbidden Sexual Behavior and Morality', 'The Intimate Sex Lives of Famous People', dan 'The Invisible Children'. Serta terdapat komputer yang dilengkapi petunjuk pembersihan hard drive dan catatan alamat URL Dark Web.
Daily Mail telah melaporkan temuan tersebut ke FBI (Federal Bureau of Investigation).
| Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-42, Katy Perry Panjat Tebing Bareng Justin Trudeau
Dilaporkan Anak Sendiri
Thomas Sr. dilaporkan oleh putranya sendiri, Thomas Jr., atas dugaan kepemilikan ratusan hingga ribuan konten tidak senonoh anak di bawah umur.
Laporan tersebut dibuat setelah Thomas Jr. menemukan foto serta video tersebut di rumah ayahnya di Filipina dan langsung menyerahkannya kepada kepolisian setempat.
1 2







