Sempat Unggah Kritik dan Kampanye 'Melawan Buzzer', Kanal YouTube Windah Basudara Diserang Peretas
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Kanal YouTube Windah Basudara diduga diserang oleh peretas imbas unggahannya terkait kritik terhadap pemerintah beberapa waktu lalu. Beruntung kini kanalnya sudah kembali seperti semula.
Kejadian bermula ketika Windah meresmikan campaign ‘Melawan Buzzer Rezim’ beberapa waktu lalu. Dia berencana akan membayar video buatan para clipper di salah satu platform untuk mengabadikan aksi unjuk rasa pada 28 Oktober 2026.
Ia juga secara terang-terangan memasukkan Willie Salim dan Raffi Ahmad ke dalam daftar hitam usai keduanya terpantau membuat aksi di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026.
| Baca Juga: Tegaskan Tak Dibayar, Willie Salim Minta Maaf Usai Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda 2026
Aksi tersebut mendapat dukungan dan antusiasme besar dari netizen. Mereka senang karena Windah menggunakan platform miliknya untuk melawan ketidakadilan.
Namun tak disangka aksinya tersebut justru mengundang peretas pada Jumat (30/10/2026) malam. Thumbnail video Windah Basudara diganti dengan gambar seseorang bertudung lengkap dengan tulisan bernada ancaman.
“Jangan macam-macam dengan kami! Kami para buzzer tidak akan diam! Kami sudah hack channel YouTube ini!” begitu yang tertulis.

Tidak hanya itu, peretas juga menyerang kolom komentar dan meninggalkan tulisan bernada ancaman lainnya.
“Jangan macam-macam dengan mati atau kalian akan bernasib sama! Kami akan bongkar identitas kalian! Stop FOMO (Fear of Missing Out) politik!” tulis si peretas.
| Baca Juga: Gisela Cindy Resmi Menikah di Kanada, Wajah Suami yang Selama Ini Dirahasiakan Terungkap
Beruntung kejadian tersebut hanya berlangsung singkat. Di malam yang sama, seluruh thumbnail dan profil YouTube Windah sudah kembali seperti semula.
Kejadian singkat tersebut berhasil menyita perhatian netizen, mengingat Windah memiliki lebih dari 20,6 juta subscriber.
1 2







