Mulai Pelajari Proses Produksi, Morgan Oey Ingin Garap Film Romantis
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Tidak sekadar berakting, Morgan Oey mulai belajar proses produksi film. Aktor 36 tahun itu tertarik beberapa hal di balik layar. Dari menulis naskah hingga menjadi produser.
Genre komedi romantis atau rom-com menjadi pilihan yang paling ingin dijajal Morgan. Meski terlihat ringan dan menghibur, menurutnya, membuat film dengan genre tersebut justru membutuhkan kemampuan tersendiri.
"Rom-com itu all the time favorite saya sebenarnya. Apalagi menurut saya rom-com itu sangat susah, sangat tricky. Jadi kalau misal dapat kesempatan, pengin produce rom-com," kata Morgan saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta.
| Baca Juga: Film Warga Rusun 609, Ketika Ranty Maria Gentayangan Tunggu Janji dari Morgan Oey
Ketertarikan itu juga yang membuat Morgan mulai mengumpulkan referensi film, sesuai selera dan gagasan kreatifnya.
La La Land menjadi salah satu film favorit yang sering dijadikannya acuan. Selain film musikal romantis tersebut, Morgan juga menyukai In the Mood for Love.
Belakangan, ia kembali menemukan inspirasi setelah menonton film klasik Hollywood berjudul The Apartment bersama seorang teman yang juga berkecimpung di dunia perfilman.
| Baca Juga: Hampir Setahun Vakum Akting, Rama Michael Kini Terjun Jadi Produser Film
Menurut Morgan, film tersebut memiliki pendekatan cerita yang ingin ia pelajari lebih jauh untuk kemungkinan karya pertamanya sebagai sineas.
"Tapi kemarin saya sempat nonton sama teman, filmmaker juga. Kami akan berkolaborasi, cuman belum bisa share di sini. Tapi film The Apartment, film Hollywood klasik, Bagus banget. Itu tipikal film yang pengin saya geluti ke depannya," tambahnya.
Untuk mempersiapkan rencana tersebut, Morgan mulai melakukan journaling guna mengenali genre dan jenis cerita yang paling cocok dengan dirinya.
| Baca Juga: Film 'JUMBO' Tayang di 121 Bioskop Italia, Simak Perjalanan Animasi Indonesia Ini ke 27 Negara
Ia juga banyak belajar melalui obrolan dengan sutradara, penulis naskah, dan kru film selama menjalani pekerjaannya sebagai aktor.
Dari interaksi tersebut, Morgan mendapatkan gambaran mengenai proses pengembangan cerita hingga penyusunan plot sebuah film.
Meski sudah mulai mempelajari dunia produksi, ia tidak menutup kemungkinan untuk menempuh pendidikan akademis agar memiliki bekal lebih kuat sebelum benar-benar bekerja di balik layar. (*)




