Sudah 18 Kali Kemoterapi, Yurike Prastika harus Menyesuaikan Aktivitas Fisik
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Aktris senior Yurike Prastika sudah menjalani 18 kali kemoterapi untuk kanker stadium empat yang dideritanya. Kini dia pun harus beradaptasi dengan kondisi tersebut.
Sebab efek samping kemoterapi sangat mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Yurike didiagnosa kanker payudara stadium empat yang sempat dinyatakan bebas. Namun kini menyebar ke tulang belakang.
Empat kali Yurike menjalani kemoterapi untuk kanker payudaranya dan 12 kali untuk penyebaran di tulang belakang. ”Rasanya pusing, lemas, mual, makan nggak enak, jalan jauh napasnya tersengal-sengal,” kata Yurike di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
| Baca Juga: Kabar Terbaru Paus Leo XIV Usai Operasi Kanker Paru-paru, Dokter Pastikan Tak Perlu Terapi Lanjutan
Penyebaran sel kanker hingga ke tulang belakang itu diketahui Yurike setelah menjalani pemeriksaan PET scan. Dari pemeriksaan tersebut, dokter menemukan sel kanker menyebar ke sekitar ruas tulang ke-10 atau ke-11. Hal itu juga menyebabkan pengeroposan tulang.
Setelah ukuran tumor di payudaranya berhasil diperkecil, Yurike melanjutkan pengobatan dengan operasi mastektomi atau pengangkatan payudara. Ia juga menjalani terapi radiasi sebagai bagian dari rangkaian perawatan.
Selama menjalani pengobatan, Yurike memilih mengikuti prosedur medis sesuai arahan dokter. Ia mengaku tidak mencoba pengobatan herbal ataupun berpindah-pindah tempat pengobatan.
| Baca Juga: Tak Semua Benjolan adalah Kanker, Namun Jangan Abaikan Perubahan pada Payudara
”Saya benar-benar berobatnya ke dokter. Enggak ada obat herbal. Saya juga enggak berobat ke mana-mana. Nurut apa kata dokter dan jalanin semua treatment-nya,” katanya.
Pasca 18 kali kemoterapi, sel kankernya dinyatakan tidak lagi aktif. Namun dampaknya sangat terasa. Yurike mengalami sejumlah perubahan fisik.
Dia tidak lagi bisa melakukan sejumlah gerakan olahraga seperti dahulu. Yoga dengan gerakan ekstrem yang sebelumnya menjadi kegemarannya kini harus ditinggalkan karena kondisi tulang belakang.
| Baca Juga: Lima Tahun Jadi Survivor Kanker, Feby Febiola: Kesehatan Itu Mahal
Yurike juga mengaku staminanya belum sepenuhnya kembali. Kemampuannya saat ini diperkirakan berada di kisaran 50 hingga 70 persen. Ia pun harus membatasi aktivitas yang mengharuskannya berdiri terlalu lama, termasuk mengenakan sepatu berhak tinggi.
Untuk menjaga kebugaran, Yurike kini memilih olahraga yang lebih sesuai dengan kondisi tubuhnya. Berenang dan latihan beban ringan menggunakan dumbbell menjadi kegiatan yang dilakukannya untuk mempertahankan stamina. (*)







