Joko Anwar Masuk Daftar Sutradara Horor Terbaik Dunia, Ini Alasan IndieWire Menyorot Karyanya
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleIndieWire menyoroti cara Joko menjadikan hubungan keluarga sebagai sumber teror. Film-filmnya juga mengangkat persoalan kemiskinan, kewajiban keluarga, dan otoritas agama melalui cerita horor.
Beberapa karya yang dibahas adalah 'Pengabdi Setan', 'Perempuan Tanah Jahanam', dan 'Siksa Kubur'.
| Baca Juga: Film ‘Pengabdi Setan 3: Origin’ Jadi Proyek Ambisius: Pakai 7 Bahasa hingga Ambil Latar Abad ke-16
Mengetahui namanya masuk daftar sutradara horor terbaik dunia, Joko menyampaikan reaksi melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (1/11/2026).
"So honored (dan gemeter) to be included in this list. Thank you beyond words @indiewire," tulisnya. Ia mengaku sangat terhormat sekaligus gemetar karena terpilih dalam daftar tersebut.
Ghost in the Cell Berprestasi, Pengabdi Setan 3 Disiapkan
Pengakuan IndieWire datang di tengah perjalanan internasional karya terbaru Joko, 'Ghost in the Cell'. Film tersebut meraih Best Picture kategori Horror Competition di Fantastic Fest, Amerika Serikat, pada September 2026.
Karya itu juga membawa pulang Best Film dari Maniatic International Fantastic Film Festival, Spanyol, serta tiga penghargaan di Fantasmagoria Film Festival, Kolombia.
| Baca Juga: Selain Teuku Ryan, Pemeran 'Agent Kim Reactivated' Ini Juga Mirip Artis Indonesia
Di dalam negeri, Joko turut masuk nominasi Sutradara Terbaik Piala Citra FFI 2026 lewat 'Ghost in the Cell'. Malam penganugerahannya dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2026.
Sementara itu, ia juga tengah menyiapkan 'Pengabdi Setan 3: Origin'. Film ketiga waralaba tersebut dijadwalkan tayang pada 2027. (*)







