Momen Kocak Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono Adu Chemistry di Film Yang Datang dan Yang Pergi
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google"Mbak Dian punya banyak sekali ide untuk membangun komunikasi. Kami bisa mengobrol santai membicarakan masa lalu. Hal-hal itulah yang akhirnya meruntuhkan jarak dan membuat tidak ada sekat lagi di antara kami," tambah Roy.
Makan Bersama Hingga Melawan Dingin
Kekompakan keduanya makin erat berkat aturan tak tertulis selama proses produksi. Seluruh pemain dan kru menginap di di losmen yang sama, yang juga set film. Dian menegaskan, tidak ada ruang bagi siapa pun untuk bersikap elitis atau mengurung diri.
"Jadwal makan pagi, makan siang, hingga makan malam semuanya terpusat di satu
ruang makan. Kami tidak boleh eksklusif, harus nimbrung, makan bersama, dan
suasananya jadi cair dengan sendirinya," tegas Dian.
| Baca Juga: Mengaku Tak Enak Hati, Aisyah Aqilah Berencana Stop Fitur Instagram Eksklusif
Selain tantangan membangun rasa, proses syuting Yang Datang dan Yang Pergi juga menuntut ketahanan fisik ekstra. Proses syuting memakan waktu sekitar 20 hari dengan menjelajahi lanskap menawan nan menantang di Solo, Yogyakarta, Wonosobo, hingga dataran tinggi Dieng.
Demi menangkap momen magis fajar dan kabut alami, para pemain sudah harus berpacu dengan waktu sejak dini hari. "Kami bangun jam dua pagi dan dingin banget. Jadi perlu ketahanan fisik . Kalau kita tidak konsumsi vitamin, takutnya badan drop," jelas Dian.
Meski diterpa suhu dingin dan jam kerja panjang, Roy mengaku lelahnya terbayar
oleh atmosfer serta panorama di lokasi. "Karena semua lokasinya sangat menyenangkan, rasa capeknya jadi tidak terlalu terasa," tutup Roy.
Film Yang Datang dan Yang Pergi disutradarai Nurman Hakim dan Nan Achnas dan direncanakan tayang pada 3 Desember mendatang. (*)







