Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Salah satu usulan yang diajukan adalah pembentukan sistem investasi dan dukungan jangka panjang senilai 1 triliun won atau sekitar Rp13,3 triliun.

Dana tersebut direncanakan untuk lima tahun, dengan alokasi sekitar 200 miliar won atau Rp2,6 triliun setiap tahun.

| Baca Juga: Akting Tanpa Busana di 'The Remarried Empress', Lee Jong Suk Minta Waktu Sebulan untuk Persiapan

Ketua Korea Drama Production Association, Song Byeong Jun, menekankan bahwa keberlangsungan industri tidak bisa hanya diukur dari satu drama yang sukses secara global.

"Jika ada 100 drama yang diproduksi, 99 drama lainnya justru jauh lebih penting daripada satu drama yang sukses," ujar Song dalam konferensi pers.

Menurutnya, banyaknya produksi membuka lapangan kerja, menarik talenta baru, serta memberi ruang bagi penulis dan aktor untuk mengembangkan kemampuan.

Penulis, Aktor, hingga Kru Ikut Terdampak

Penurunan jumlah produksi membuat rumah produksi semakin sulit membiayai proyek.

| Baca Juga: Namgoong dan Mido Putus, Ending Drakor 'A Love Other Than Yours' Bikin Penonton Kecewa

Biaya produksi yang meningkat, berkurangnya kemampuan stasiun televisi untuk berinvestasi, serta persoalan kepemilikan hak kekayaan intelektual turut disebut sebagai penyebab.

Penulis Park Hae-young, yang dikenal melalui 'My Mister' dan 'My Liberation Notes', mengungkapkan bahwa sejumlah asisten penulis yang pernah bekerja dengannya kini tidak mendapatkan proyek baru.

Kondisi serupa dikhawatirkan dialami aktor pendukung dan kru produksi. Jika kesempatan kerja terus berkurang, pendatang baru akan kesulitan memperoleh pengalaman.

Regenerasi penulis, sutradara, aktor, dan tenaga produksi pun berisiko terhambat. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: