Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Ria Ricis dicap nirempati oleh warganet setelah menyamakan Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan Kidzania, taman bermain edukasi anak-anak.

Mantan istri Teuku Ryan itu diketahui terjun langsung ke lokasi karhutla di sejumlah wilayah di Kalimantan untuk membantu pemadaman sekaligus membagikan air bersih dan alat kesehatan kepada warga.

Ia juga memberikan sumbangan nebulizer dan air purifier untuk Rumah Sakit Umum Daerah dr. Doris Sylvanus, milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Momen tersebut Ricis bagikan ke Instagram pribadinya pada Jumat (6/11/2026). Tak ada yang salah dari potret yang diunggahnnya. Namun, caption yang ditulisnya memicu kritik tajam warganet.

| Baca Juga: Turun ke Lokasi Karhutla Kalimantan, Ria Ricis Justru Kena Nyinyir

"Kidzania 2026. Kata netizen," tulisnya. Lewat kalimat tersebut, Ricis diduga menyindir netizen yang menyebutnya memberikan bantuan hanya demi konten atau pencitraan.

Unggahan Ria Ricis yang sebut lokasi karhutla Kidzania. Foto: Dok. Threads @mirasahid
Unggahan Ria Ricis yang sebut lokasi karhutla Kidzania. Foto: Dok. Threads @mirasahid

Namun menurut beberapa netizen, termasuk sejumlah selebriti internet, pemilihan katanya dinilai tidak pantas.

Dokter umum sekaligus kreator konten kesehatan, dr. Ferry Kusmalingga, memberikan sentilan keras dengan menyinggung data ribuan balita terkena infeksi saluran pernapasan atau ISPA akibat terpapar asap karhutla.

"Menyamakan Karhutla dengan Kidzania. Menyamakan penderitaan saudara setanah air dengan playground mewah. Lebih dari 91 ribu anak balita yang terkena ISPA. Setau saya, kamu ibu dari seorang balita kan?," tulisnya di Threads, Jumat (6/11/2026).

| Baca Juga: Tak Hanya Buka Posko Kesehatan, Hesti Purwadinata Ikut Padamkan Karhutla Kalimantan

dr. Ferry juga menegaskan bahwa penderitaan masyarakat terdampak karhutla adalah masalah yang sangat serius dan mengancam nyawa, tidak seharusnya dijadikan 'playground' untuk membuat konten.

Netizen lain berkomentar, "Caption-nya nirempati banget ya. Walaupun mungkin niatnya baik, tapi kok bisa-bisanya kondisi orang yang lagi kena bencana malah dijadiin bahan bercandaan. Read the room lah, ada banyak orang yang lagi susah di sana."

1 2

Tags: