Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Surat kabar The New York Times (NYT) membongkar isi kontrak NewJeans dengan ADOR, agensi di bawah naungan HYBE, yang dinilai kontroversial dan mengabaikan hak-hak perlindungan artis di bawah umur.

Diketahui, para anggota, yakni Hanni, Minji, Danielle (mantan anggota), Hyein, dan Haerin menandatangani kontrak saat usia mereka masih 14 hingga 17 tahun. Mereka resmi debut pada 22 Juli 2022 lewat perilisan single 'Attention'.

Dalam salinan kontrak yang diperoleh NYT, ada beberapa aturan yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah Korea Selatan, terutama terkait perlindungan dan hak anak yang seharusnya dijamin oleh perusahaan.

Beberapa ketentuan tersebut, meliputi hak atas kesehatan fisik dan mental, hak memperoleh pendidikan, hak beristirahat dan tidur, hak menentukan pilihan secara bebas, perlindungan dari tuntutan pekerjaan atau jadwal latihan yang berlebihan, serta perlindungan dari penampilan yang terlalu terbuka atau bernuansa seksual.

| Baca Juga: Danielle Eks NewJeans Rilis 'STAY', Liriknya Singgung Harapan Memulai Kembali

Namun, menurut laporan NYT, ketentuan-ketentuan itu tidak dicantumkan dalam kontrak NewJeans. Dilaporkan bahwa para anggota sering kali berlatih hingga pukul 2 dini hari. Bahkan, empat dari lima anggota berhenti sekolah selama menjalani masa pelatihan.

Aturan lain dalam kontrak menyebut anggota NewJeans harus menanggung sebagian biaya perawatan kecantikan yang dikeluarkan oleh agensi, seperti perawatan kulit, operasi plastik, dan prosedur memperbaiki bentuk tubuh.

Dua orang sumber yang dekat dengan grup mengungkapkan bahwa sebelum para anggota debut, mereka dipotret dari semua sudut untuk mengetahui bagaimana pencahayaan akan mengenai mereka ketika tampil di panggung.

Setelah itu, agensi akan menyarankan perawatan yang dibutuhkan.

Lebih jauh lagi, ADOR mencantumkan sejumlah aturan perilaku yang dinilai ambigu atau tidak memiliki batasan yang jelas, di antaranya dilarang menggunakan narkoba, melakukan tindak kriminal, mengonsumsi alkohol dan merokok ketika di bawah umur.

| Baca Juga: Menang AMI Awards 2026, Lesti Kejora Ingin Jajal Genre Lain di Luar Dangdut

Selain itu, para anggota juga dilarang menjalin hubungan romantis yang tidak pantas, tidak boleh memiliki sikap yang tidak tulus, pengabaian manajemen diri, membuat pernyataan yang dapat merusak citra agensi, dan melakukan tindakan yang memicu perpecahan antara sesama artis atau dengan perusahaan.

Aturan mengenai 'sikap yang tidak tulus' secara khusus menjadi sorotan karena tidak ada penjelasan spesifik mengenai sikap seperti apa yang dimaksud.

Kontrak NewJeans juga mengatur denda fantastis jika anggota melanggar kontrak. Skema perhitungannya menggunakan rumus rata-rata pendapatan bulanan selama dua tahun sebelum kontrak berakhir dikalikan jumlah bulan tersisa dalam masa kontrak.

Agensi juga bisa menuntut ganti rugi secara terpisah. Hal itu artinya, semakin besar pendapatan artis dan semakin lama sisa kontraknya, semakin besar pula dendanya.

| Baca Juga: Diet Jelang Konser Perdana, King Nassar Kurangi Nasi dan Rutin Olahraga

Sebagai contoh, Danielle yang dikeluarkan dari NewJeans karena dianggap melanggar kontrak digugat oleh ADOR dengan nilai gugatan ganti rugi sebesar 33,1 miliar won atau sekitar Rp442 miliar.

Aturan lain tak kalah mengejutkan adalah hak agensi atas penggunaan nama, foto, wajah, tulisan tangan, dan suara artis.

Kontrak NewJeans mengizinkan agensi untuk terus menggunakan dan melisensikan identitas artis bahkan setelah kontrak berakhir. Hal ini mencakup hak penuh atas klon suara berbasis AI.

ADOR juga berhak untuk menjual dan mengemas ulang musik NewJeans, tetapi dengan mengurangi bagian pembayaran yang diterima para anggota.

| Baca Juga: Dilempari Lightstick hingga Terjatuh, Konser Nicholas Tse Diwarnai Berbagai Insiden

Bantahan HYBE

Menanggapi laporan NYT, HYBE menegaskan bahwa kontrak disusun dan dinegosiasikan dengan iktikad baik untuk melindungi kepentingan artis sekaligus investasi perusahaan.

Mengenai template kontrak dari pemerintah Korea Selatan, mereka menyebut hal tersebut hanya berperan sebagai pedoman dan tidak mengikat secara hukum.

HYBE juga menyatakan mereka tidak mewajibkan tindakan operasi plastik atau prosedur kecantikan kepada anggota NewJeans, apalagi jika artis tidak bersedia.

Mereka memastikan perusahaan telah mematuhi aturan perlindungan anak dengan menyediakan lingkungan kerja dan ruang latihan yang aman serta tidak pernah memaksa artis berhenti sekolah. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: