Debut di Film Desember Jani, Hyori Mika Tak Mau Andalkan Nama Besar Joe Taslim
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Film Desember Jani menjadi debut Hyori Mika di layar lebar. Meski dikenal sebagai putri aktor ternama Joe Taslim, Mika menegaskan tidak memanfaatkan popularitas ayahnya.
Dia berusaha membangun karir di film karena merasa punya kemampuan dan memang cinta pada akting. Mika berperan sebagai Julia di film arahan sutradara Ariani Darmawan dan diproduksi Palari Films itu.
Remaja 20 tahun ini, mengaku langsung tertarik ketika pertama kali mendapatkan tawaran bermain di Desember Jani.
| Baca Juga: Lewat ’Desember Jani', Luna Maya Refleksikan Hubungan Dia dan Ibundanya
”Waktu dikasih draf skrip untuk dibaca, aku sangat menikmati membacanya. Dari awal sampai akhir aku membacanya langsung maraton (binge), tanpa jeda, saking konsep ceritanya sangat menarik," ungkap Hyori di Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).
”Jadi pas ditawari, langsung bilang ’Yes of course’,” lanjut Mika. Ini kali pertama Mika membintangi film panjang. Sebelumnya gadis yang mulai berkarir sejak umur 16 tahun itu bermain di film-film pendek.
Namun Mika merasa tidak ada kendala berarti. Karena dia melihat tantangan itu sebagai sesuatu yang menyenangkan. "Dari kemarin kalau ditanya soal kesulitan atau kendala, aku selalu jawab enggak ada. Karena aku menikmati setiap prosesnya," katanya.
| Baca Juga: Lewat Film 'Desember Jani', Sigi Wimala dan Hyori Mika Petik Pelajaran Emosional Soal Keluarga
Kini setelah terjun secara profesional di film dan namanya makin dikenal, Mika mendapat pesan penting dari orangtuanya. Bukan soal bagaimana meraih popularitas atau mendapatkan peran, melainkan tentang menjaga sikap dan tetap rendah hati.
Ia menyadari bahwa pekerjaan di industri hiburan membuat seseorang selalu menjadi sorotan publik. Karena itu, pesan orang tuanya menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya.
"Didikan dan pesan dari orang tua kebanyakan soal sikap (attitude). Karena pekerjaan di industri film ini kan sifatnya terbuka di hadapan publik. Mereka selalu berpesan untuk menjaga attitude dan tetap rendah hati (stay humble)," ungkapnya.
| Baca Juga: Mulai Pelajari Proses Produksi, Morgan Oey Ingin Garap Film Romantis
"Mau nanti sesukses apa pun atau seterkenal apa pun, tidak boleh merasa paling tinggi. Harus selalu membumi (down to earth). Itu wejangan utama dari orangtua," lanjut Mika.
Kemandirian Mika juga terlihat ketika menjalani proses syuting Desember Jani di Bandung. Saat itu, ia sudah berusia di atas 17 tahun dan memutuskan tinggal sendiri tanpa didampingi orang tuanya.
Meski jauh dari keluarga, Mika justru merasa mendapatkan pengalaman menyenangkan karena suasana di lokasi syuting terasa hangat seperti memiliki keluarga baru.
| Baca Juga: Film Peraih Palme d’Or, 'Fjord' Buka Jakarta World Cinema 2026
Bahkan, ketika tidak memiliki jadwal pengambilan gambar, ia tetap menyempatkan diri datang ke lokasi untuk menghabiskan waktu bersama kru dan pemain lainnya.
"Di lokasi syuting rasanya seperti punya keluarga baru, sangat hangat. Bahkan waktu enggak ada jadwal syuting atau adegan pun, aku tetap datang ke lokasi untuk nongkrong bareng kru dan pemain lain, melihat monitor, dan melihat Mama Sigi syuting," tutup Mika. (*)







