Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Rusaknya rumah baru Tasya Farasya masih menjadi perbincangan netizen. Setelah Ahmad Assegaf selaku mantan suami, kini giliran eks ayah mertua, Hasan Ahmad, yang buka suara.

Dalam sebuah wawancara, Hasan menyinggung soal BAST (Berita Acara Serah Terima) yang belum ditandatangani oleh Tasya sebelum mengalihkan proyek pembangunan rumahnya ke kontraktor lain.

Pria itu menyebut, putranya bersama PT Hashimawira Bersaudara (HWB) sudah mengirim surat tersebut, tapi belum ada balasan dan tanggapan. Kini setelah rumah tersebut rusak, mereka kembali dipanggil untuk melakukan pemeriksaan.

| Baca Juga: Ahmad Assegaf Akhirnya Buka Suara soal Retakan Rumah Tasya Farasya: Sebenarnya Tidak Sebesar Itu

“Sudah berkali-kali Ahmad dan tim HWB datang memeriksa. Baru dalam minggu-minggu ini diminta menguji sejauh mana kerusakannya,” ungkapnya, dilansir dari akun Threads @minakhairina, Jumat (5/11/2026).

Tak hanya itu, Hasan juga mengeklaim pihaknya telah meminta izin untuk memberi supervisi. Namun permintaan mereka terus diabaikan hingga kerusakan akhirnya timbul.

“Karena kita sudah tawarkan diri bertanggung jawab dari mulai rumah itu diminta untuk ditinggalkan. Kita bilang, kita minta sebagai supervisi saja. Mengawasi rumah itu karena menjelang akhir. Jangan sampai finishing-nya amburadul atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,” terangnya.

Hasan pun menyayangkan sikap mantan menantunya yang mengabaikan permintaan mereka, terlebih BAST sudah dikirim beberapa kali.

“Sementara kami mengajukan BAST. Sampai saat ini BAST itu tidak pernah ditandatangani. Kami kirim dua kali, ada lampiran surat itu. Jangan sampai proyek ini dialihkan ke orang lain tanpa supervisi atau apa,” terangnya.

| Baca Juga: Sosok Suami Celine Evangelista Dibongkar Sahabat

Lebih lanjut, Hasan menyebut permasalahan tersebut seharusnya bisa diselesaikan secara internal tanpa harus menjadi konsumsi publik. Ia juga menegaskan bahwa putranya siap bertanggung jawab.

“Ini bukan ranah publik. Kalau ada kesalahan, apa pun kesalahan itu harus pihak yang salah yang bertanggung jawab. Anak saya kalau salah, ya biar dia bertanggung jawab,” ujarnya.

1 2

Tags: