Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Desi Ratnasari mendapat kesempatan memerankan sosok ibu Buya Hamka dalam film Hamka Awal Mula Vol. 3.

Meski jumlah adegan yang dijalaninya tidak terlalu banyak, Desi tetap melakukan persiapan khusus, terutama untuk menguasai bahasa Minang yang menjadi salah satu tantangan selama proses produksi.

Aktris yang berasal dari Sunda itu mengaku harus berusaha keras agar logat daerah asalnya tidak terbawa ketika berbicara menggunakan bahasa Minang. Menurutnya, kebiasaan berbicara dengan lidah Sunda cukup sulit dihilangkan begitu saja.

"Pressure pertama bahasa. Lidah Sunda enggak bisa dibohongin," ujar Desi.

| Baca Juga: Desy Ratnasari Pilih Matikan HP Saat Libur demi Istirahat yang Tenang

Ia mengingat pengalaman ketika baru memulai karier sebagai artis. Saat itu, Desi beberapa kali mengalami kesulitan dalam pengucapan dialog hingga harus melakukan pengisian suara ulang.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran baginya untuk lebih memperhatikan cara berbicara ketika memerankan karakter tertentu.

Untuk film ini, Desi bersyukur mendapatkan pendampingan dari mentor yang membantunya mempelajari bahasa Minang.

Ia juga menjalani persiapan sebelum masuk ke lokasi syuting, termasuk mencoba mengenakan pakaian adat Minang dan menyesuaikan diri dengan karakter yang dimainkan.

"Yang paling penting latihan bahasa Minang," katanya.

| Baca Juga: Desy Ratnasari Dituntut Fasih Bahasa Minang di Film Hamka Terbaru, Sempat Kacaletot Deui

Desi mengungkapkan, dirinya hanya terlibat dalam sekitar 12 adegan. Namun, jumlah adegan yang sedikit bukan berarti prosesnya bisa dilakukan tanpa persiapan. Baginya, satu dialog singkat pun tetap harus disampaikan dengan tepat agar penonton bisa melihat perbedaan karakter yang dimainkan.

1 2

Tags: