Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Kekhawatiran Andien terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin besar setelah putra sulungnya, Anaku Askara Biru atau Kawa, mengalami kesulitan bernapas hingga tidak bisa tidur semalaman.

Melalui Threads pada Jumat (16/10/2026), penyanyi berusia 41 tahun itu mempertanyakan apakah asap karhutla sudah mencapai Jakarta, tempat tinggalnya.

Andien mengungkapkan bahwa Kawa memiliki hidung dan sistem pernapasan yang sensitif. Ia juga mengaku rutin memantau indeks kualitas udara karena merasa kondisinya memburuk.

Kawa anak Andien alami sesak napas. Foto: Threads/Andien

"Bener nggak sih asap karhutla udah sampai Jakarta? Tiap hari pantau index kualitas udara buruk banget. Terus anakku yang pertama tuh sensitif banget hidung dan sistem pernafasannya. Dia semalaman nggak bisa tidur karena susah nafas huhu," tulis Andien di Threads, Jumat (16/10/2026).

| Baca Juga: Suarakan Karhutla Kalimantan, Tasya Farasya hingga Andien Mengaku Terkena Shadowban

Sejumlah warganet menanggapi pertanyaannya dengan menceritakan kondisi di daerah masing-masing. Seorang pengguna juga menyebut gedung yang biasanya terlihat dari kantornya kini tidak tampak jelas.

Andien kemudian membalas, "Iya aku dari tol Antasari bener-bener nggak liat apa-apa kemarin pagi,” tulisnya di kolom komentar.

Pengguna lain dari Palembang mengungkapkan bahwa mereka telah menghadapi kabut asap selama berbulan-bulan. Andien pun merespons dengan empati.

"Kebayang. Tapi pasti lebih buruk dari apa yang bisa kubayangkan huhu.. bertahan ya kalian," balasnya.

| Baca Juga: Andien Tambah Lagi Sekolah Anak Percaya, Warga Kampung Apung Bisa Dapat Pendidikan Gratis

Meski demikian, Andien tidak menyatakan bahwa asap karhutla telah dipastikan menjadi penyebab keluhan pernapasan Kawa.

Asap Sempat Terdeteksi di Jabodetabek

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa asap karhutla sempat terpantau memasuki atmosfer Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada Jumat (16/10/2026).

1 2

Tags: