Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Seungri eks BIGBANG dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan. Ia telah membantah tuduhan tersebut dan membeberkan kronologi kejadian versinya.

Sebelumnya, Kantor Polisi Gangnam Seoul mengumumkan pada Kamis (10/9/2026) bahwa mereka telah menerima laporan pada 26 Agustus 2026 yang meminta Seungri dihukum atas tuduhan penganiayaan khusus (special assault).

Pria pemilik nama asli Lee Seung Hyun itu dituding melakukan kekerasan terhadap seorang pria berusia 30-an saat keduanya makan bersama di restoran kawasan Gangnam, Seoul.

Namun, pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka belum melakukan pemeriksaan terhadap pelapor. Mereka masih menjadwalkan penyelidikan untuk mengungkap kronologi terperinci mengenai insiden tersebut.

| Baca Juga: King of K-Pop Kembali! BIGBANG Sukses Buka Tur 'XX : COSMOS' di Korea Selatan

"Kami belum memintai keterangan dari pelapor," kata seorang perwakilan Kantor Polisi Gangnam Seoul, dikutip Vivia Media dari Chosun, Jumat (11/9/2026).

Kronologi Kejadian Versi Seungri

Dalam wawancara dengan Ilgan Sports pada Kamis (10/9/2026), Seungri membantah melakukan penganiayaan. Ia menyatakan siap bekerja sama dalam penyelidikan dan mengungkap kebenaran.

Menurut pengakuan pria berusia 35 tahun itu, insiden tersebut terjadi di sebuah restoran sundaeguk (sup sosis darah khas Korea) pada 8 Agustus 2026 antara pukul 06.00 hingga 06.40 pagi waktu setempat.

Kala itu, Seungri sedang makan bersama dua kenalannya. Lalu, datang seorang pria mabuk yang memaksa bergabung dengan mereka dan membicarakan tentang ide bisnis.

| Baca Juga: Suruh Anak Sarwendah Jualan, Giorgio Antonio Lagi-lagi 'Disemprot' Ruben Onsu

Keduanya kemudian terlibat adu mulut. Seungri mengakui, ia memang sempat memegang botol minuman keras saat menolak kehadiran terduga korban.

"Memang benar saya memegang botol minuman keras saat menyatakan penolakan agar dia tidak bergabung di meja kami. Namun, saya hanya memegangnya. Saya tidak mengayunkannya ataupun menggunakannya untuk mengancam siapa pun," ungkapnya.

1 2

Tags: