Dokumenter Lisa BLACKPINK Sudah Tayang di Indonesia, Ungkap Perjalanan di Balik Panggung
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Selama hampir satu dekade, Lisa dikenal dunia sebagai salah satu anggota BLACKPINK. Namun, di balik popularitasnya, penyanyi asal Thailand itu menyimpan perjalanan panjang untuk menemukan jati diri dan keberanian menentukan arah kariernya sendiri.
Kisah tersebut terangkum dalam film dokumenter Always LALISA yang mulai tayang di bioskop Indonesia pada Senin (12/10).
Film garapan sutradara Sue Kim ini mengikuti perjalanan Lisa selama setahun ketika dia mulai membangun karier di luar BLACKPINK. Penonton diajak melihat proses kreatif di balik album solo debutnya, Alter Ego, debut aktingnya dalam serial The White Lotus musim ketiga, hingga persiapannya tampil di Coachella 2025.
| Baca Juga: Perkenalkan Samoyed 'Lam', Lisa BLACKPINK Kini Punya 7 Anabul
Dikutip dari Associated Press, Lisa mengaku sempat tidak percaya diri ketika hendak memulai proyek solonya. Setelah bertahun-tahun berkarier bersama BLACKPINK, ia harus menentukan sendiri identitas musikal dan arah kariernya.
“Aku belajar banyak dengan usahaku sendiri. Aku mencoba hal-hal yang sebelumnya tidak punya kesempatan untuk kulakukan. Memang menantang, tetapi aku bangga pada diriku sendiri,” ujar Lisa.

Dokumenter ini juga memperlihatkan sisi personal Lisa, termasuk masa kecilnya dan hubungannya dengan keluarga. Lahir di Thailand, Lisa meninggalkan rumah saat masih remaja untuk menjalani pelatihan K-pop di Korea Selatan. Ia menghabiskan lima tahun berlatih sebelum debut bersama BLACKPINK pada 2016.
| Baca Juga: Menangis Saat Terima Piala, Lisa BLACKPINK Raih Best Pop di MTV VMAs 2026
Kini, sebagai penyanyi solo, Lisa menikmati kebebasan yang sebelumnya sulit dia dapatkan. Dia bisa mengembangkan ide dan mengambil keputusan tanpa harus selalu meminta izin.
Film Always LALISA sebelumnya diputar dalam program Gala Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 pada September. Di Indonesia, film ini dapat disaksikan melalui jaringan CGV di sejumlah kota, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan.
Tiket dibanderol Rp150.000. Film berbahasa Inggris ini dilengkapi teks bahasa Indonesia. Dokumenter tersebut juga menjadi pengantar menuju album Lisa berikutnya, PRESS PLAY, yang dijadwalkan rilis pada 23 Oktober 2026.(*)







