Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Kreator konten Shabrina Adfi membeberkan kronologi uang tabungan ibu mertuanya senilai Rp17 miliar lenyap disimpan di salah satu bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Wanita keturunan Arab itu telah membongkar kejadian tersebut pada Agustus lalu, namun ia tidak menyebutkan segala gamblang nama bank yang dimaksud. Ia hanya memberikan inisial 'BT'.

Setelah ceritanya viral, barulah ia mengungkap bahwa bank yang dimaksud adalah Bank Tabungan Negara (BTN).

"Jadi saldo mama mertua aku itu ilang begitu aja, kurang lebih 17 miliar dan ini itu semua bukan kesalahan tapi kesengajaan alias fraud," ungkap Shabrina melalui unggahan Instagram reels, Rabu (9/9/2026).

| Baca Juga: Bank Inisial T Itu Apa? Shabrina Adfi Beri Bocoran Usai Curhat Uang Mertua Lenyap

Fraud adalah tindakan kecurangan atau penipuan yang dilakukan secara sengaja oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mendapatkan keuntungan.

Shabrina Adfi menjelaskan, pelaku yang mengambil uang ibu mertuanya adalah mantan kepala cabang BTN Jakarta Timur. Pelaku telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 3 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Dari hasil investigasi internal bank terhadap rekening milik korban, tercatat ada mutasi rekening sebanyak 94 kali transaksi dengan metode sweep, yaitu layanan pemindahan saldo secara otomatis antar-rekening dalam satu bank.

Serta ditemukan transaksi sebanyak 102 kali dengan menggunakan slip penyetoran melalui teller, tanpa kehadiran pemilik rekening, yang dalam hal ini adalah ibu mertua Shabrina.

| Baca Juga: Heboh Bank Bermasalah, Giliran Bunga Zainal Temukan Transaksi Mencurigakan di Rekening

Selebgram yang memiliki 533 ribu pengikut itu meyakini pelaku tidak melakukan aksinya sendirian, karena itulah si oknum bisa melakukan transaksi tanpa izin dari pemilik rekening.

"Aku yakin oknum kepala cabangnya itu nggak ngelakuin itu sendiri karena yang namanya bank itu dia punya operasional bank ketika melakukan transaksi apalagi nasabahnya tidak datang ya," katanya.

1 2

Tags: